Tumbuh kembang bayi di usia 0-2 tahun sangatlah cepat. Sikecil bisa bertransformasi dari anak yang hanya bisa menangis hingga menjadi anak balita yang pandai berbicara. Pada masa ini, Bunda berperan penting untuk mencermati ciri-ciri perkembangan anak usia 0-2 tahun dan memberikan stimulasi yang maksimal untuk tumbuh dan kembangnya. 

Sebagai orang tua, Bunda juga perlu mengetahui ciri perkembangan anak pada usia 0-2 tahun. Agar Bunda tahu apakah si kecil berkembang sesuai dengan usianya atau tidak. 

Untuk mengetahui ciri-ciri perkembangan anak usia 0-2 tahun, Bunda bisa membaca ulasan berikut!

Ciri ciri pertumbuhan fisik anak usia dini

Perkembangan dari usia 0-3 bulan

Pada usia ini anak akan refleks tersenyum, hal seperti ini akan terlihat pada minggu pertama usia si Kecil, kemudian setelah beberapa bulan anak mulai memberikan senyuman kepada orang lain, mulai belajar menggerakan kepala ke kiri dan ke kanan, bisa menatap wajah orang tua dan si Kecil akan memberikan reaksi terkejut ketika mendengar suara keras, anak akan mengenali orang tuanya dengan penglihatan, penciuman, pendengaran dan kontrak secara langsung.

Memasuki usia 3-6 bulan 

Setelah anak belajar memberikan senyuman dan mengenal orang tuanya, pada usia 3-6 bulan si Kecil akan mulai menggerakan badan, seperti ingin berbalik dari telungkup ke telentang, mengangkat kepala dengan tinggi, mempertahankan posisi kepala agar tetap tegak dan stabil. Selain itu, si Kecil juga mulai menginginkan sesuatu dengan meraih benda yang ada dalam jangkauannya, memusatkan matanya untuk melihat benda-benda kecil, dan mulai bisa memahami mainannya dengan menekan tombol mainan yang dapat memunculkan suara. 

Usia 6-9 bulan

Pada usia 6-9 bulan, anak mulai bisa duduk tanpa bantuan, merangkak dengan lancar untuk meraih mainan atau mendekati seseorang. Di usia ini si kecil sudah bisa memindahkan benda dari satu tangan ke tangan lainnya, mulai bisa mengucapkan kata yang sederhana seperti memanggil orang tuanya nya, meskipun dengan kata yang terpatah-patah, dan mulai bisa untuk makan kue dengan tangan sendiri. 

Usia 9-12 bulan

Setelah memasuki usia 9-12 bulan anak dapat menggerakan badannya seperti mengangkat badan ke posisi berdiri, belajar berdiri dan sambil berpegangan, dapat berjalan dengan dituntun, mengulurkan tangan untuk meraih benda yang ia inginkan, memasukkan benda kedalam mulut, dan si kecil dapat mengulang atau menirukan ulang apa yang saja yang didengar. 

Usia 12-18 bulan

Ciri ciri pertumbuhan fisik anak usia dini tidak hanya terlihat di usia 9-12 bulan saja, tetapi dapat terlihat juga pada beberapa bulan kedepan seperti, si kecil mulai berdiri sendiri tanpa bantuan, menggerakan badannya dengan membungkuk untuk memungut mainan, mulai menyebut kata-kata untuk memanggil Ayah dan Bundanya dengan sebutan yang ia ciptakan.

Usia 18-24 bulan

Anak usia 18-24 bulan, biasanya sudah bisa melakukan beberapa kegiatan dengan sendiri, seperti berdiri sendiri tanpa bantuan orang tua, memegang cangkir. Selain itu, si kecil juga sudah dapat menyebut 3-6 kata, membantu atau meniru pekerjaan rumah tangga dan dapat meniru apa yang orang lain lakukan. 

Itulah ciri-ciri perkembangan anak usia 0-2 tahun yang bisa Bunda lihat dari si Kecil. Untuk membantu tumbuh kembang yang optimal, Bunda harus memperhatikan si kecil dan melatih apa yang belum ia kuasai.