Sebagai orang tua, ibu harus bisa mengenali bakat anak sejak dini, baik itu yang diekspresikan pada musik, bahasa, matematika, seni lukis, atau science. Umumnya orang tua bisa mengenali bakat anak ketika mereka masuk sekolah, namun ada beberapa tanda anak berbakat yang bisa dideteksi di usia sangat dini. Berikut cara mengenali anak berbakat sejak dini agar ibu bisa memberikan pendidikan terbaik untuk si Kecil.

anak berbakat
  1. Anak berbakat umumnya memiliki milestone yang jauh lebih baik dan cepat dibanding anak normal kebanyakan.
  2. Anak berbakat bisa menghafal wajah dengan mudah dan juga mengingat informasi yang sudah dipelajari melalui berbagai media cetak maupun elektronik.
  3. Anak berbakat punya kemampuan perkembangan bahasa yang pesat. Umumnya anak berbakat akan mengucapkan kalimat yang lengkap lebih dini daripada anak seusianya. Mendeteksi kosakata adalah salah satu cara mendeteksi anak berbakat. 
  4. Anak berbakat biasanya aktif tapi tidak hiperaktif. Biasanya anak hiperaktif tidak dapat berkonsentrasi dalam jangka waktu yang lama, sedangkan anak berbakat dapat memfokuskan konsentrasinya dalam jangka waktu tertentu, terutama pada hal yang menarik minatnya. 
  5. Ciri anak berbakat juga bisa dilihat dari besarnya rasa penasaran yang ia tunjukkan. Mereka sering bertanya dan mudah penasaran akan suatu hal. 
  6. Anak berbakat punya imajinasi yang tajam. Jadi ibu juga jangan kaget saat anak tiba-tiba punya teman khayalan yang dilibatkan dalam setiap aktivitasnya. 
  7. Ciri lain anak berbakat adalah punya bakat spesifik, seperti kemampuan seni atau memiliki kemudahan dalam angka.
  8. Anak berbakat biasanya juga sangat kritis dengan diri sendiri. Mereka punya ekspektasi tinggi terhadap dirinya di segala aspek. Cenderung perfeksionis dan tidak rela menyerahkan pekerjaan pada orang lain. 
  9. Anak sangat perhatian terhadap hal detail yang biasanya dilewatkan oleh anak lain. Misalnya, ia banyak bertanya setelah melihat pertunjukan sulap karena ingin tahu bagaimana trik sulap itu dilakukan. Mereka juga mampu mengingat letak benda, hingga menemukan langkah sendiri untuk menyelesaikan masalah. 

Setelah mengenali ciri-ciri di atas, ibu bisa mengkonsultasikan dengan ahli kesehatan mental, seperti psikologi agar kreativitas anak bisa tersalurkan dengan baik.