Punya anak yang aktif dan cerewet tentu saja jadi dambaan semua orang tua. Biasanya anak mula terlihat mengoceh saat mereka berusia 2 tahun, saat mereka sudah mulai memahami struktur kata dan bahasa. Kemampuan bicaranya juga makin jelas dan halus. Tapi, jika anak sudah berusia 2 tahun tapi tak juga kunjung mengoceh? Apakah ini ciri anak tidak bisa bicara? Simak yuk, ulasannya di bawah ini!

1. Anak jarang mengeluarkan suara

Sejak memasuki usia 9 bulan, anak-anak sudah bisa mengeluarkan beberapa kata seperti “mama, “papa” untuk memanggil orang tuanya. Saat usia 12 bulan, mereka biasanya dapat mengidentifikasi objek dan benda yang ada di sekitarnya. Dua hal ini umumnya menjadi pemancing bagi anak untuk mulai mengekspresikan dirinya lewat pertanyaan atau permintaan. Jika anak masih jarang bersuara di usia 12 bulan, mungkin ibu kurang memberikan stimulasi bagi mereka untuk berbicara. 

2. Kosa kata konsonan yang dimiliki sangat sedikit

Di usia 1 tahun, anak sudah biasa mengoceh dan bisa menggunakan banyak huruf konsonan saat bicara. Umumnya, saat mengoceh dimulai dengan cara meniru suara yang didengar ditambah dengan satu atau dua kata lainnya. 


Ciri anak tidak bicara selanjutnya adalah konsonan yang dimiliki sedikit, mereka juga kesulitan mengenal kata sederhana seperti “tidak” atau “dadah”. Mereka tidak mengetahui arti kata yang orang tua ucapkan dan sering bingung saat ada orang bicara kepadanya. 

3. Tidak mengerti gestur dan gerak tangan dari ibu

Meski anak belum bisa bicara, mereka masih memahami gestur atau gerakan tangan saat ibu bicara. Misalnya saja ibu tengah mengacungkan jari telunjuk, yang umumnya mengartikan bahwa sedang menunjuk suatu benda. Jika anak sudah memasuki usia 2 tahun tetapi belum mengerti tentang makna gerakan tangan seperti ini, maka bisa jadi perkembangan kognitif anak dan linguistik anak terganggu. 

4. Anak tidak bisa mengulang apa yang ibu ucapkan

Ketidakmampuan anak dalam menirukan kata atau percakapan yang ibu ucapkan bisa jadi tanda anak tidak bisa bicara. Ibu perlu waspada jika si Kecil tidak bisa mengulang kata-kata dan nada suara yang ibu ucapkan. Hal ini bisa jadi karena indera pendengarannya bermasalah. Atau anak memang belum mengerti dan tidak terlatih mengucapkan kata-kata dari mulutnya.