Perkembangan motorik pada anak adalah proses tumbuh kembang anak dari unsur kematangan dan pengendalian gerak tubuh. Berkembangnya motorik anak ini erat kaitannya dengan berkembangnya pusat motorik di otak. Keterampilan motorik berkembang sejalan dengan kematangan syaraf dan otot. Karena itu masa lima tahun pertama pada anak adalah masa emas dimana pesatnya perkembangan motorik anak.

Perkembangan kemampuan motorik anak dapat terlihat secara jelas melalui berbagai Gerakan dan tanggapan yang mereka berikan. Segala aktivitas anak terjadi di bawah kontrol otak, maka secara berkesinambungan dan simultan otak akan terus mengelola informasi yang ia terima dan bekerja dengan sistem saraf pusat, yang akan mengontrol setiap gerak anak.

perkembangan motorik

Jika anak banyak bergerak maka akan semakin banyak manfaat yang diperoleh anak dalam menguasai gerak motoriknya. Selain itu semakin banyak gerak dan melakukan sesuatu hal baru akan menambah daya ingat dan wawasan anak terhadap sesuatu. Anak yang baik perkembangan motoriknya biasanya memiliki keterampilan sosial yang positif karena lebih percaya diri dan mandiri.

Secara umum terdapat tiga tahap perkembangan motorik pada anak di usia dini. Yaitu tahap kognitif, asosiatif dan autonomous. Pada tahap kognitif, anak akan berusaha memahami keterampilan motorik serta apa saja yang dibutuhkan untuk melakukan suatu Gerakan tertentu. Anak berusaha mengingat Gerakan serupa yang pernah dilakukannya atau dilihatnya dari orang lain.

Pada tahap asosiatif, anak akan belajar dengan cara mengkoreksi Gerakan yang salah. Ketika dia berusaha melakukan sesuatu dan gagal. Maka anak akan berusaha merubah cara dia melakukannya agar tidak terjadi kesalahan seperti sebelumnya. Sedangkan pada tahapan autonomous, Gerakan yang ditampilkan anak merupakan respon yang lebih otomatis, dimana kesalah melakukan sesuatu akan berkurang karena sudah terbiasa melakukannya.

Perkembangan motorik pada anak terjadi secara berbeda beda, tergantung susunan syaraf, faktirk genetic, gizi, cara pengasuhan, berat badan hingga perbedaan latar belakang budaya. Hingga sangat penting meningkatkan perkembangan motorik pada anak sejak dini yang bisa dirangsang melalui sebuah latihan yang tepat sesuai dengan usianya.