Peran orang tua sangat besar dalam pengembangan karakter anak. Karena itu pula, orang tua harus aktif untuk menstimulasi anak agar si kecil tumbuh dan berkembang menjadi sosok pintar, mandiri dan juga berani. Namun, tantangan pengembangan diri pada anak tidak semudah membalikkan tangan. Apalagi ketika menemukan berbagai tantangan seperti berikut ini. 

1. Dampak Negatif Televisi

pengembangan diri

Televisi merupakan salah satu sarana untuk mendukung pengembangan karakter anak. Namun, kehadirannya juga memberikan pengaruh negatif. Hal ini dikarenakan program televisi bersifat edukatif makin terbatas. Masih ada program yang cenderung menampilkan hal-hal negatif yang mudah ditiru oleh si kecil. Untuk menghindari hal tersebut, Anda bisa membatasi penggunaan televisi. Nyalakan hanya ketika program mengedukasi berlangsung.

2. Pergaulan Bebas di Lingkungan Sekitar

Sudah menjadi hal umum jika pergaulan bebas sudah menerjang seluruh lapisan masyarakat. Hal tersebut pula yang menjadi tantangan besar dalam pengembangan karakter anak usia dini. Apalagi insting anak yang mudah meniru dan mencontoh makin membuat orang tua tidak tenang. Salah satu cara agar mereka terhindar dari pergaulan bebas adalah berikan edukasi sedini mungkin. Alihkan ke kegiatan positif dan usahakan si kecil tidak melihat hal negatif yang dilihatnya. 

3. Pengaruh Buruk Internet

Sama halnya televisi, kini internet menjadi salah satu guru bagi anak-anak. Teknologi super canggih tersebut juga sudah diaplikasikan sebagai media untuk mendukung pembelajaran di sekolah-sekolah. Pun demikian, internet juga membawa dampak negatif bagi si kecil. Hal ini karena konten yang belum terbatas. Agar anak tidak sampai membuka konten-konten negatif, Anda perlu perhatikan proses belajar mereka menggunakan internet. Bisa juga gunakan aplikasi yang memang dikhususkan untuk anak. Misalnya, youtube kids. 

4. Penggunaan Gadget

pengembangan diri

Selain penggunaan internet, tantangan pengembangan diri karakter usia dini juga diuji oleh adanya gadget. Seringnya, si kecil terlalu asyik dengan dunia gadget sehingga lupa akan waktu. Hal tersebut cukup buruk untuk pengembangan karakternya. Cobalah untuk memberikan batasan waktu menggunakan gadget. Ajak mereka untuk melakukan aktivitas lain yang lebih bermanfaat untuk membentuk karakter. Seperti bermain permainan tradisional.