Salah satu masalah yang mungkin bisa dialami oleh balita Anda adalah sulit buang air besar atau sembelit. Di awal pertumbuhannya, bayi bisa melakukan BAB sebanyak 4 kali sehari. Saat memasuki umur 1-4 tahun, balita bisa memiliki pola BAB 1-2 kali sehari. Namun ada juga anak yang BAB hanya sekali dalam 2 hari. Hal ini masih bisa masuk kategori normal. 

penyebab balita susah buang air besar

Ada beberapa poin penting yang harus diperhatikan saat balita susah BAB yaitu melihat frekuensi BAB, konsistensi atau bentuk tinja, dan keadaan klinis. Jika frekuensi bab anak berubah dari sehari sekali menjadi kurang dari 3 kali dalam seminggu maka kemungkinan balita susah bab. Bentuk tinja terlihat keras juga bisa menjadi penanda balita susah buang air besar. Untuk itu kita perlu memahami penyebab balita susah buang air besar ini agar bisa melakukan pencegahan. 

1. Kurang makanan berserat 

Anak Anda mungkin mengalami sembelit karena kekurangan serat. Untuk mengatasinya, coba lebih banyak memberikan makanan dengan sayur dan buah, seperti bayam, brokoli, apel, melon, dan lainnya. Anda bisa membuatkan sayur sup atau jus buah untuk menyiasati hal  ini.

2. Susu Formula 

Kandungan nutrisi pada susu formula terkadang bisa membuat pencernaan anak balita terganggu. Inilah yang menjadi salah satu penyebab balita susah bab. Untuk itu,  Anda perlu cermat dalam memilih susu yang tepat, karena susu penting untuk kesehatan tulangnya. Konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan susu formula yang tepat bagi si Kecil. 

3. Kekurangan cairan

Balita susah buang air besar juga bisa disebabkan oleh kekurangan cairan. Penting sekali untuk menjaga asupan cairannya dengan memberikan air mineral yang cukup. Hal ini dilakukan agar Si Kecil bisa terhindar dari susah BAB. 

4. Kondisi Medis

Ada beberapa kondisi medis yang menjadi penyebab balita susah bab yaitu alergi laktosa, gangguan sistem pencernaan dari lahir, hipotiroid, kelebihan kadar kalsium dalam darah, hingga kelainan sumsum tulang belakang. Anda perlu berkonsultasi dengan dokter untuk mengatasi masalah ini dan agar anak Anda mendapatkan penanganan yang tepat.

5. Makan Tidak Teratur 

Jika asupan makanan si kecil tidak teratur, mungkin saja ini menyebabkan balita sulit BAB. Untuk itu, jagalah makannya dengan memberikan nutrisi terbaik dan juga tepat.