Saat gadget belum hype seperti saat ini, masihkah Moms ingat tentang permainan anak tradisional jaman dulu? Ada banyak jenis permainan tradisional yang bisa dimainkan ramai-ramai. Sayangnya kini permainan tradisional tersebut sudah mulai pudar. Padahal menurut The Implementation of Traditional Games for Early Childhood Education, permainan tradisional punya banyak manfaat seperti perkembangan fisik-motorik, hingga meningkatkan sosial-emosional. 

Supaya anak juga ikut merasakan keseruan yang dulu Moms rasakan, nggak ada salahnya loh mengajarkan permainan anak tradisional. Moms bisa belajar sambil bermain bersama si Kecil dengan beberapa jenis permainan ini. 

1. Permainan bola bekel

Permainan anak tradisional ini sering kali dimainkan anak perempuan. Cara bermainnya sangat mudah kok. Hanya butuh bola bekel dan juga biji bekel. Ada 5 level yang harus dituntaskan. Level 1 misalnya, setelah kamu memantulkan bola, pemain harus mengambil bekel satu persatu. Di level 2, pemain harus mengambil bola bekel dua-dua, dan begitu seterusnya. 

2. Congklak

Untuk memainkan permainan ini, Moms membutuhkan papan congklak dan biji congklak. Permainan congklak dapat dimainkan bersama 2 orang. Cara bermain congklak adalah pemain pertama akan memilih lubang mana yang mau diambil biji congklaknya kemudian membagikan di setiap lubang yang ada sampai biji congklak  habis. Setelah itu pemain kedua melanjutkan permainan. Permainan akan selesai jika biji congklak biji congklak di 14 lubang sudah habis.

3. Lompat Tali

Ini adalah salah satu permainan yang sangat seru jika dilakukan bersama anak yang aktif. Karena dengan lompat tali, Moms dan si kecil bukan hanya sekedar bermain tetapi sekaligus olahraga karena permainan ini sangat menguras tenaga. Cara bermainnya, pemain harus melompat tanpa menyentuh karet. Jika pemain menyentuh karet maka pemain gagal dan harus bergantian untuk memegang tali. 

4. Engklek

Ini adalah salah satu permainan legendaris yang dimainkan oleh hampir seluruh anak di Indonesia. Permainan ini memiliki nama yang berbeda-beda di setiap daerah, namun peraturan dan cara bermainnya sama. Kamu bisa membuat bentuk kotak-kotak pada halaman kosong menggunakan kapur, kemudian setiap pemain harus melompati kotak tersebut dengan 1 kaki. 

Dari keempat permainan anak tradisional tersebut, permainan mana nih yang ingin mainkan bersama si Kecil?