Mendengar bayi bisa bicara adalah fase kritis bagi orang tua. Rasanya deg-degan sekaligus bahagia sekali jika si Kecil sudah mulai bisa bicara. Tapi, tahukah ibu, umur berapa anak bisa bicara? Tentunya setiap anak punya waktu yang berbeda-beda kapan mereka mulai bisa bicara, tapi penjelasan di bawah ini bisa jadi acuan ibu untuk mendeteksi apakah nantinya si kecil terlambat berbicara atau tidak. 

Umur berapa anak bisa bicara?

Memang nggak salah kalau dua tahun pertama pertumbuhan bayi dianggap sebagai masa-masa emas, karena di masa ini anak mulai belajar bicara. Ternyata jauh sebelum anak bicara, mereka sudah lebih dulu menyerap informasi dan belajar menyerap bahasa serta bagaimana orang dewasa berkomunikasi.

Kemampuan bagaimana bayi berbicara tergantung dari kondisi lingkungan sekitarnya. Hal pertama yang bisa ibu amati adalah bagaimana kemampuan vokalnya. Di usia 2 hingga 3 bulan, bayi mulai gunakan lidah, bibir, dan gigi, dan langit-langit mulutnya untuk mengolah suara. Di usia 4 bulan, bayi juga akan mengoceh sampai dia berhasil mengucapkan sebuah kata yang mungkin belum jelas. 

Tahukah ibu, jika mengoceh adalah tonggak penting dalam perkembangan bayi berbicara karena ini adalah cara mereka untuk memulai komunikasi yang sesungguhnya. Di fase ini, anak mulai mengekspresikan diri melalui suara, merespon, dan membentuk interaksi sosial. 

Tahapan selanjutnya adalah bayi mulai membentuk kata-kata yang didengarnya dari lingkungan sekitar. Saat memasuki usia 18 bulan, mereka mulai bisa mengucapkan dua hingga empat kata. Perkembangan ini akan terus meningkat seiring bertambahnya usia mereka.

Cara Anak Agar Cepat Bicara

agar anak bisa bicara

Ada beberapa cara yang bisa ibu lakukan untuk menstimulasi agar anak bisa bicara. Beberapa langkah di bawah ini bisa dicoba.

Sering ajak bicara, dengan rutin mengajak anak bicara maka dapat menstimulasi kemampuan verbal mereka. Mulailah dengan melakukan percakapan sederhana seperti menceritakan keseharian ibu. Nanti seiring berjalannya waktu, mereka akan meniru apa yang sering ibu ucapkan. 

Cara kedua adalah dengan membacakan dongeng,  ibu bisa meluangkan waktu khusus setiap hari untuk membacakan dongeng pada anak. Meski belum paham, anak merasa senang mendengar suara ibu, dan seiring bertumbuhnya usia ia akan menjadi lebih paham.