Orang tua dan rumah adalah tempat dimana anak belajar mengenal banyak hal. Salah satunya adalah belajar berbagi. Hal ini penting untuk memastikan anak tumbuh dengan simpati dan empati terhadap sesama dan lingkungan. Untuk melatih hal tersebut, beberapa cara berikut dapat diterapkan.

  • Berbagi ke sesama anggota keluarga

Berbagi dimulai dari keluarga dekat terutama keluarga inti seperti kakak, adik, ayah, dan ibu. Agar lebih meyakinkan, orang tua harus memberikan contoh terlebih dahulu. Anak memulainya dari berbagai hal kecil seperti makanan dan minuman. 

  • Berbagi ke orang lain
Cara Mengajari Anak Agar Belajar Berbagi Untuk Anak Usia Dini

Setelah keluarga, orang tua memperluas belajar berbagi ke orang lain. Anda bisa memulainya lagi dari kerabat dekat yang kekurangan. Anak telah mengenal mereka dan mengerti mengapa harus berbagi. Setelah itu, anak dilatih untuk berbagi ke orang lain yang tidak dikenal. Hal ini bertujuan agar anak menyadari bahwa masih banyak yang mengalami kekurangan. Hal yang sama juga berlaku untuk tetangga dan warga sekitar dimana anak tinggal.

  • Teman dan sekolah

Sekolah menjadi tempat pembelajaran yang tepat untuk mengerti tentang berbagi. Orang tua dan guru mempersiapkan kurikulum belajar berbagi yang telah terintegrasi ke mata pelajaran. Anak lebih mudah menyerap sesuatu dengan contoh di dunia nyata. Oleh karena itu, guru dapat memulai dari contoh sederhana yaitu berbagi ke sesama teman. 

  • Berbagi di momen khusus

Orang tua sering mengajak liburan anak dan berkunjung ke tempat wisata. Tujuannya adalah untuk bersenang-senang dan menghabiskan waktu liburan. Selama perjalanan, anak bisa belajar untuk berbagi ke sesama terutama ke orang-orang yang ditemui selama perjalanan.

  • Kesadaran anak untuk berbagi

Liburan anak menjadi periode yang tepat untuk belajar karena anak menjadi sadar bahwa liburan bukan sekadar bersenang-senang tanpa tujuan. Sembari liburan, mereka bisa memberikan sesuatu yang bermanfaat kepada orang yang membutuhkan. Inilah hasil akhir dari melatih rasa empati yaitu kesadaran bahwa berbagi itu baik.

Bila Anda terbiasa meminta anak untuk berbagi, lama-lama hal ini akan tumbuh rasa untuk berbagi karena sudah menjadi kesadaran. Mereka tidak hanya memberikan sesuatu karena imbalan tapi karena rasa empati yang anda latih sejak kecil. Melatih berbagi bisa dilakukan kapan saja dari hal paling kecil dan dimulai dari lingkungan sekitar.