Asupan makanan kaya akan nutrisi merupakan prioritas yang perlu diperhatikan oleh orang tua. Hal tersebut tidak lain untuk mendukung masa tumbuh kembang si kecil. Namun, tidak sedikit orang tua yang masih terjebak dalam stigma 4 sehat 5 sempurna. Padahal, makanan bergizi seimbang tergantung dari banyak faktor, termasuk porsi, jenis serta jadwal yang tepat. Lalu, seperti apa panduan memberikan makanan bergizi seimbang terhadap anak, terutama balita? Yuk, simak uraian berikut. 

Cermat dalam Menentukan Menu untuk Si Kecil

Masa balita merupakan periode dimana perkembangan fisik serta mental berlangsung sangat pesat. Untuk mendukung pertumbuhan, makanan bergizi seimbang sangatlah penting. Namun, Anda perlu cermat dalam menentukan menu sehat anak. Untuk lebih detailnya bisa lihat di bawah ini.

  • Penggunaan gula dan garam

Bagi balita gula dan garam sebenarnya tidak terlalu penting. Berbeda dengan orang dewasa, garam untuk balita tidak lebih dari 1/ 6 jumlah maksimum orang dewasa sehari. Setidaknya kurang dari 1 gram. Begitu pula untuk gula. 

  • Porsi makanan untuk si kecil

Seperti penggunaan gula dan garam, porsi makan si kecil juga berbeda dengan orang dewasa. Si kecil membutuhkan sumber energi dengan nutrisi lengkap dalam jumlah lebih kecil. Namun, pemberian makanan bergizi seimbang harus sering.

  • Menu kaya akan Nutrisi 

Makanan bergizi seimbang tentu saja kaya nutrisi dan dapat mencukupi kebutuhan energi balita. Sumber makanan kaya energi bisa dari karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral serta serat. Semua nutrisi tersebut harus seimbang diberikan setiap harinya

  • Pemberian susu

Kalsium juga cukup penting untuk pertumbuhan balita. Setidaknya, dalam sehari si kecil membutuhkan 350 ml susu. Namun, sebelum memberikan susu formula kepada anak, pastikan mereka tidak memiliki alergi.

Kombinasi Menu Seimbang

Seperti yang disebutkan di atas, makanan yang diberikan kepada balita harus seimbang dan tidak berat sebelah. Baik itu karbohidrat, vitamin, protein, dan kandungan lainnya harus sama. Untuk memudahkan dalam menentukan menu, berikut daftar makanan bergizi seimbang dan kaya akan nutrisi

  • Karbohidrat : nasi, roti, sereal, dan kentang 
  • Vitamin dan mineral dari buah serta sayur : pisang, pepaya, jeruk, tomat, dan wortel
  • Kalsium : susu dan produk olahan seperti keju dan yoghurt.
  • Protein : ikan, susu, daging, telur, dan kacang-kacangan
  • Lemak : minyak ikan, santan, dan mentega

Nah, untuk memudahkan pemberian porsi kepada si kecil, Anda bisa menggunakan ukuran tangan anak. Satu kepalan erat tangan anak untuk karbohidrat dan buah, satu telapak tangan tanpa dikepal protein hewani, dua telapak tangan si kecil yang disatukan untuk sayur dan sebanyak ujung jari jempol anak lemak. 

Selain porsi yang cukup, waktu memberikan makanan kepada si kecil juga perlu dijadwalkan. Bila terbiasa makan tiga kali, maka untuk hari-hari berikutnya harus tiga kali. Begitu pula dengan jamnya. Pengaturan jadwal yang teratur tersebut dapat menghindari obesitas serta picky eater pada anak. 

Makanan yang Perlu Dihindari 

Selain melihat kandungan setiap makanan untuk si kecil, Anda juga perlu tahu makanan yang perlu dihindari agar pertumbuhan anak optimal. Berikut daftarnya

  • Makanan terlalu berminyak dan mengandung bahan pengawet.
  • Junk Food atau makanan cepat saji
  • Penggunaan garam berlebihan 
  • Jajanan pinggir jalan yang kandungan gizinya kurang
  • Makanan pemicu alergi bagi si kecil, seperti telur mentah serta kerang
  • Makanan bertekstur keras seperti kacang, hal ini dapat mengakibatkan tersedak bagi bayi yang belum terampil mengunyah