Sunday, April 5, 2020
Home Blog Page 2

Apakah Itu Perkembangan Motorik Pada Anak?

0

Perkembangan motorik pada anak adalah proses tumbuh kembang anak dari unsur kematangan dan pengendalian gerak tubuh. Berkembangnya motorik anak ini erat kaitannya dengan berkembangnya pusat motorik di otak. Keterampilan motorik berkembang sejalan dengan kematangan syaraf dan otot. Karena itu masa lima tahun pertama pada anak adalah masa emas dimana pesatnya perkembangan motorik anak.

Perkembangan kemampuan motorik anak dapat terlihat secara jelas melalui berbagai Gerakan dan tanggapan yang mereka berikan. Segala aktivitas anak terjadi di bawah kontrol otak, maka secara berkesinambungan dan simultan otak akan terus mengelola informasi yang ia terima dan bekerja dengan sistem saraf pusat, yang akan mengontrol setiap gerak anak.

perkembangan motorik

Jika anak banyak bergerak maka akan semakin banyak manfaat yang diperoleh anak dalam menguasai gerak motoriknya. Selain itu semakin banyak gerak dan melakukan sesuatu hal baru akan menambah daya ingat dan wawasan anak terhadap sesuatu. Anak yang baik perkembangan motoriknya biasanya memiliki keterampilan sosial yang positif karena lebih percaya diri dan mandiri.

Secara umum terdapat tiga tahap perkembangan motorik pada anak di usia dini. Yaitu tahap kognitif, asosiatif dan autonomous. Pada tahap kognitif, anak akan berusaha memahami keterampilan motorik serta apa saja yang dibutuhkan untuk melakukan suatu Gerakan tertentu. Anak berusaha mengingat Gerakan serupa yang pernah dilakukannya atau dilihatnya dari orang lain.

Pada tahap asosiatif, anak akan belajar dengan cara mengkoreksi Gerakan yang salah. Ketika dia berusaha melakukan sesuatu dan gagal. Maka anak akan berusaha merubah cara dia melakukannya agar tidak terjadi kesalahan seperti sebelumnya. Sedangkan pada tahapan autonomous, Gerakan yang ditampilkan anak merupakan respon yang lebih otomatis, dimana kesalah melakukan sesuatu akan berkurang karena sudah terbiasa melakukannya.

Perkembangan motorik pada anak terjadi secara berbeda beda, tergantung susunan syaraf, faktirk genetic, gizi, cara pengasuhan, berat badan hingga perbedaan latar belakang budaya. Hingga sangat penting meningkatkan perkembangan motorik pada anak sejak dini yang bisa dirangsang melalui sebuah latihan yang tepat sesuai dengan usianya.

Ibu Muda! Ini 5 Cara Mudah Menyapih Anak Dari ASI

0

Ketika anak sudah siap untuk lepas ASI atau sudah berada di usia 2 tahun lebih, maka para ibu akan menyapih atau menghentikan bayi menyusu dari ASI. Menyapih anak dari ASI termasuk gampang-gampang susah, mereka biasanya suka rewel. Jangan khawatir, berikut 5 tips ampuh cara menyapih anak dari ASI yang efektif untuk ibu muda.

cara menyapih anak dari asi

1. Tentukan Waktu Yang Tepat

Memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan itu sangat penting, jika memungkinkan bagi sang ibu dan anak bisa dilanjutkan hingga 2 tahun. Pada dasarnya setelah 6 bulan pertama anak sudah diperbolehkan mendapat makanan pendamping asi (MPASI). Maka disini sangat penting menentukan waktu yang tepat, melihat dari kesiapan sang ibu dan anak. Sang ibu harus siap untuk merelakan memberikan ASI pada sang anak sehingga tidak akan menggoyahkan dan memberikan ASI kembali.

2. Kurangi Frekuensi

Sebelum memutuskan untuk menyapih ada baiknya kurangi frekuensi menyusui pada anak agar tidak terjadi penolakan tiba-tiba dari anak. Anda bisa lakukan selang seling memberikan susu formula dan ASI supaya anak lebih terbiasa saat diputus ASI sepenuhnya.

3. Beri MPASI dan Camilan Bergizi

Kekhawatiran ibu tentang menyapih anak 2 tahun dari ASI adalah takut sang anak kekurangan gizi dan vitamin yang hanya bisa didapatkan dari ASI. Maka dari itu ibu harus mempertimbangkan dan memperhatikan sungguh-sungguh tentang pemberian MPASI dan cemilan bergizi pada anak.

4. Ubah Kebiasan Tidur

Ubah kebiasaan sebelum tidur anak yang biasa menyusu adalah cara menyapih anak dari ASI paling efektif. Bisa diganti dengan hal yang menyenangkan, atau membiasakan anak tidur tanpa menyusu. Bisa juga dengan memberikan susu formula atau ASI dalam botol susu atau gelas.

5. Biarkan Bermain

Biarkan anak bermain dengan sesuatu atau bersama teman-temannya akan membuat anak mudah lupa tentang menyusu. Apalagi jika teman-teman sang anak minum dari botol susu anda bisa mulai mencoba memberikannya agar sang anak terbiasa minum dari botol susu.

5 Makanan Terbaik Sebagai Sumber Vitamin Otak Untuk Anak

0

Siapa yang tidak ingin memiliki anak yang pintar, rajin dan cerdas? Ternyata hal itu tidak hanya bisa di dapat dari belajar saja. Mengkonsumsi beberapa makanan dan vitamin otak untuk anak sangat membantu menutrisi pertumbuhan dan cara kerja otak anak. Yuk, simak 5 makanan yang bisa bantu nutrisi otak anak agar makin pintar dan cerdas!

vitamin otak untuk anak

1. Suplemen Multivitamin

Kadangkala makanan saja tidak cukup untuk memberikan gizi yang sempurna. Maka dari itu bisa ditambahkan dengan mengkonsumsi suplemen vitamin yang merupakan bahan tambahan vitamin yang dikemas dalam bentuk sirup atau tablet. Vitamin untuk otak dikonsumsi agar otak berkembang dengan sempurna dan meningkatkan sekaligus memelihara fungsi otak pada anak hingga orang dewasa. Beberapa vitamin yang dibutuhkan otak adalah vitamin B1, B12, B6, Folat, Vit E, dan Vit C.

2. Susu dan Turunannya

Susu baik ASI dan Formula sangat kaya akan sumber nutrisi yang berperan penting dalam pertumbuhan jaringan otak, enzim dan neurotransmitter. Di dalam susu dan turunannya seperti keju  terdapat nutrisi seperti kalsium, kalium, protein, vitamin B dan D.

3. Kacang-kacangan.

Kacang merupakan camilan yang berperan sebagai pelindung sel otak terhadap radikal bebas karena mengandung vitamin E dan antioksidan yang tinggi. Bahkan dalam kacang merah terdapat banyak asam lemak omega 3 yang bagus bagi pertumbuhan dan perkembangan fungsi otak.

4. Ikan

Semua sudah pasti tahu bahwa ikan merupakan makanan untuk otak anak yang sangat baik bagi pertumbuhan dan perkembangan otak, terutama mata ikan salmon yang mengandung DHA dan EPA sumber utama asam lemak omega tiga. Anak yang sering mengkonsumsi ikan akan memiliki daya ingat dan kemampuan nalar lebih tajam. Ikan juga sering digunakan sebagai bahan vitamin otak untuk anak yang siap konsumsi, bahkan  bahan makanan ini juga sangat cocok untuk dijadikan menu makanan anak 1 tahun.

5. Telur

Kuning telur diketahui merupakan makanan yang baik untuk memperbaiki fungsi memori dan daya ingat anak. Selain itu telur juga mengandung nutrisi vitamin A dan B12, mineral besi, kolin, DHA, fosfor dan seng yang berfungsi untuk menjaga kesehatan otak secara menyeluruh.

4 Teknik Meningkatkan Minat Belajar Bahasa Inggris untuk Anak

0

Pendidikan anak usia dini makin hari semakin beragam. Tak hanya pendidikan umum, bahasa juga diajarkan sejak dini. Termasuk bahasa inggris yang sudah masuk dalam kurikulum pendidikan sekolah dasar. Belajar bahasa inggris untuk anak terbilang gampang-gampang susah. Apalagi jika tidak didukung dengan lingkungan yang kuat.

belajar bahasa inggris untuk anak

Sebagai modal sebelum masuk sekolah, Anda bisa mengajarkan si kecil untuk belajar bahasa Inggris dari rumah. Tips meningkatkan minat belajar bahasa inggris juga banyak. Beberapa tekniknya ada di bawah ini.

1. Belajar dari Lagu Favorit

Lagu anak-anak kini tidak hanya berbahasa Indonesia. Banyak lagu dengan bahasa inggris yang cocok dijadikan sarana belajar si kecil. Setidaknya, putar dua sampai empat kali dalam sehari lagu favoritnya. Jangan lupa untuk menjelaskan lirik lagu sehingga mereka bisa menghafal sekaligus memahami maksud dari lagu.

2. Menonton Film Kartun Favorit

Film dengan bahasa inggris untuk anak-anak kini makin banyak. Anda bisa mengajak si kecil untuk menonton film tersebut ketika akhir pekan. Agenda ini tidak hanya tips meningkatkan minat belajar bahasa inggris anak, tapi juga mempererat ikatan batin keluarga. Mereka juga bisa belajar untuk berbicara dengan meniru tokoh utama favoritnya.

3. Memberi Nama Berbahasa Inggris di Setiap Benda

Untuk merangsang kemampuan mereka untuk membaca dan menghafal, Anda juga bisa menulis kata bahasa inggris di sticky note. Kata-kata tersebut harus sesuai dengan benda yang akan ditempel. Hal ini dapat merangsang anak untuk belajar baca dan juga berbicara bahasa inggris. 

4. Bercakap dengan Bahasa Inggris

Semakin dewasa, biasanya anak mulai bisa menghafal kosakata dalam bahasa inggris. Untuk membuat mereka tetap mengingat, Anda juga bisa ikut serta dalam meningkatkan minat belajar mereka. Caranya dengan bercakap menggunakan bahasa inggris. Ucapkan kata-kata yang sudah dimengerti dan mudah dicontoh. Jika rutin dilakukan, anak akan terbiasa berbicara dengan bahasa tersebut.

Senam Anak-anak PAUD, dan Macam Olahraga yang Sesuai dengan Usia Anak

0

Olahraga merupakan salah satu kegiatan yang ikut mempengaruhi tumbuh kembang si kecil. Secara garis besar olahraga anak sangat bermanfaat untuk perkembangan fisik terutama senam bagi anak-anak PAUD. Namun, manfaat yang didapat tidak hanya itu saja. Si kecil juga mudah untuk bersosialisasi dan bertanggung jawab kepada dirinya sendiri dan orang lain.

Jenis olah tubuh anak sangat beragam. Mulai dari yang mengasah kemampuan otak hingga mengandalkan fisik. Nah, apa saja macam-macam olahraga anak berdasarkan usianya? Berikut ulasannya.

Usia di bawah 5 tahun

Untuk membantu tumbuh kembang anak, gerak badan perlu ditanam kepada si kecil sedini mungkin. Jenisnya beragam, termasuk untuk usia di bawah 5 tahun. Beberapa yang bisa diajarkan kepada anak di usia tersebut yaitu berlari dan melompat. Anda juga bisa mengajarkan mereka senam anak-anak Paud yang kini banyak ditemukan lewat internet. 

Usia 6-9 tahun 

Di usia memasuki sekolah, anak sudah dikenalkan dengan latihan jasmani. jenisnya cenderung dengan petunjuk singkat, jelas, dan mudah dipahami oleh si kecil. Biasanya teknik dan gerakan disampaikan dengan pelan dan tepat. Hal tersebut tidak hanya dapat dipahami, tapi juga mudah diikuti serta dihafal. Beberapa macam olahraga anak yang sesuai dengan kemampuan motorik anak pada usia ini antara lain 

  • Lari
  • Bermain Bola
  • Renang
  • Bela diri
  • Gimnastik atau olahraga senam
  • jalan cepat

Usia 10-12 tahun

Menginjak usia 10 tahun, si kecil makin pandai dalam berolahraga. Kemampuan motoriknya sudah berkembang sehingga mudah untuk mengikuti arahan serta mengingat setiap gerakan, termasuk petunjuk olahraga anak yang rumit. Kemampuan berpikir dan mengambil keputusan. Bahkan ada yang sudah berpikir strategi saat bermain.

Sementara beberapa olahraga untuk anak usia 10 – 12 tahun ini yaitu

  • Sepak bola
  • Bola basket
  • Bola voli
  • Bulu tangkis
  • Kasti

Permainan latihan jasmani ini tidak hanya mengasah kemampuan anak untuk berpikir serta mengambil keputusan. Mereka juga belajar bertanggung jawab terhadap dirinya dan juga orang lain. Adanya kontak dengan teman, juga membuat si kecil mulai belajar kedewasaan. Apalagi olahraga tersebut rentan kontak fisik yang mengakibatkan berbagai hal terjadi. Seperti tabrakan atau mencederai temannya.

Manfaat Hobi Memasak Bersama Anak yang Ibu Muda Harus Ketahui

0

Pertumbuhan anak satu dengan lainnya berbeda. Selain lingkungan, stimulasi dari orang tua juga sangat penting. Untuk itu, Anda perlu banyak mengetahui cara merangsang pertumbuhan si kecil. Salah satu caranya adalah menanamkan hobi memasak bersama kepada si kecil. Manfaat hobi memasak ini sangat banyak. Beberapa di antaranya ada di bawah ini

hobi memasak

1. Meningkatkan keterampilan motorik halus

Hobi memasak bisa dikenalkan ketika anak sudah berusia diatas empat tahun. Di usia tersebut, keterampilan motorik halus lebih banyak berkembang. Untuk meningkatkan pertumbuhan keterampilan tersebut, Anda bisa mengajari si kecil cara mencampur bahan, menggulung adonan atau memotong kue. Ketika sudah lebih dewasa, biarkan mereka membantu menuangkan bahan, hingga membalikkan pancake. 

2. Meningkatkan ikatan batin ibu dan anak

Bermain bersama buah hati merupakan momen yang langkah bagi ibu pekerja. Hal tersebut pula, kegiatan yang intim perlu dilakukan ketika bertemu. Memasak bisa menjadi salah satu kegiatan tersebut. Hobi tersebut bisa meningkatkan ikatan batin satu sama lain. Ibu juga bisa lebih tahu hal-hal baru yang telah dikuasai oleh si kecil. 

3. Meningkatkan kemampuan berhitung si kecil

Si kecil kurang berminat untuk belajar di depan buku? Anda bisa membantu mereka lewat hobi memasak bersama. Hobi satu ini cukup banyak melibatkan hitung-hitungan. Anda bisa memanfaatkan peralatan masak seperti cangkir, sendok, piring hingga cetakan kue untuk menjadi bahan berhitung. Semakin dewasa, mereka juga belajar tentang pecahan, pembagian dan ilmu matematika lainnya. 

4. Meningkatkan keterampilan membaca

Sebelum memasuki masa sekolah, orang tua mulai cemas dengan perkembangan si kecil. Apalagi jika belum mengetahui angka dan huruf. Ditakutkan, si kecil akan mengalami keterlambatan dalam menerima pelajaran. Tak perlu khawatir dan bersikap tenang. Anda bisa meningkatkan hobi memasak sebagai sarana pembelajaran di rumah. Dengan memasak mereka bisa belajar cara membaca. Awalnya, mungkin sulit. Semakin dewasa, mereka bisa membaca dengan baik buku resep hingga kandungan di dalam sebuah makanan. Pastikan mengajarkan dengan lembut tanpa ada paksaan atau pemberian label negatif. 

Acuan Berat Badan Ideal Anak Usia di Bawah 5 Tahun

0

Perkembangan anak dapat dipantau dari berbagai aspek. Salah satunya aspek fisik yang meliputi berat badan. Untuk memastikan si kecil tumbuh dengan baik, Anda bisa melihat acuan berat badan ideal anak sesuai dengan usianya. Jika berat tidak ideal, Anda bisa dengan cepat memperbaiki sehingga tidak mengalami kelebihan atau kekurangan berat. Nah, untuk memaksimalkan perkembangan buah hati, berikut acuan berat badan ideal anak di bawah 5 tahun. 

1. Usia 0 hingga 2 tahun

Menurut dokter spesialis anak Robert M Kliegman, bayi baru lahir rata-rata memiliki berat 3 sampai 3,5 kg. Ketika memasuki usia 5 bulan, berat idealnya 2 kali berat saat lahir. Sedangkan di 1 tahun pertama mencapai 3 kali berat badan saat lahir. Tahun kedua, berat ideal si kecil rata-rata 4 kali berat saat lahir. Dokter Kliegman memiliki patokan kenaikan berat badan ideal anak di tahun pertama, yaitu.

  • Triwulan 1 : 700-1000 gram/bulan
  • Triwulan 2 : 500-600 gram/bulan
  • Triwulan 3 : 350-450 gram/bulan
  • Triwulan 4 : 230-350 gram/bulan

2. Usia 2 hingga 3 tahun

Seperti di tahun sebelumnya, pertumbuhan berat badan tidak terlalu besar tapi tetap ideal. Rata-rata kenaikan berat hanya sekitar 1,8 kg. Semakin sedikitnya kenaikan tersebut dikarenakan si kecil mulai banyak bergerak. Biasanya, anak mulai kehilangan nafsu dan mudah sekali bosan dengan makanan. Jadi, Anda perlu pintar-pintar memberikan makanan yang kaya akan nutrisi. 

3. Usia 3 hingga 4 tahun

Berapa berat badan ideal anak usia 3 hingga 4 tahun? Seperti tahun sebelumnya, kenaikan juga tidak banyak, sekitar 1,5 kg dalam satu tahun. Rata-rata si kecil di usia ini memiliki berat antara 13-15 kg. Kenaikan yang kecil tersebut cukup normal karena anak di usia tersebut lebih banyak bergerak. 

4. Usia 4 hingga 5 tahun

Di penghujung balita, gerakan anak makin lincah. Mereka makin suka dengan kegiatan serta aktivitas fisik. Idealnya, mereka mengalami kenaikan sekitar 2 kg dalam setahun. Dari acuan tersebut, Anda bisa mengetahui anak kurang ideal atau tidak. Jika kekurangan berat, Anda bisa meningkatkan dengan memberikan lebih banyak asupan makanan bernutrisi. Namun, jika kondisi berat berlebihan atau obesitas, bisa berkonsultasi kepada dokter.

Suasana Belajar Jadi Mengasyikkan dengan 3 Permainan Edukasi Anak Berikut Ini

0

Sudah semestinya masa kanak-kanak dipenuhi oleh kenangan dan aktivitas menyenangkan. Oleh karena itu, sebagian besar anak memilih bermain daripada belajar. Anda tak perlu cemas, anak tetap masih bisa belajar sambil bermain. Solusinya yakni dengan menyisipkan berbagai permainan edukasi anak yang mampu mengasah kemampuan berpikirnya. Daftar permainan untuk anak berikut ini bisa Anda lakukan di rumah.

1. Menyusun Balok dan Puzzle

permainan edukasi anak

Menyusun balok dan puzzle dapat meningkatkan kemampuan berpikir anak. Balok terdiri dari berbagai macam warna dan ukuran yang berbeda begitu halnya dengan puzzle. Tingkat kesulitannya juga berbeda-beda. Secara perlahan anak belajar bagaimana cara menyelesaikan masalah, mengasah kemampuan kognitif, gerakan motorik, serta koordinasi antara tangan dan mata yang seimbang.

2. Permainan Papan

Belajar bisa menjadi aktivitas yang menyenangkan ketika Anda memberikan permainan edukasi anak. Salah satunya permainan papan. Selain menciptakan suasana yang gembira dan menyenangkan saat bermain bersama, ada sejumlah manfaat yang bisa didapat. Seperti belajar mentaati aturan main, mengetahui bagaimana cara bersikap saat menang atau kalah, serta membuat strategi yang tepat. Daftar permainan edukasi untuk anak seperti permainan papan dan kartu mengasah kemampuan berpikir logisnya. Secara tidak sadar, anak dapat belajar hal baru.

3. Kertas Lipat atau Origami

Kemampuan melipat atau origami telah diajarkan sejak si kecil masuk ke lembaga pendidikan seperti Pendidikan Anak Usia Dini atau Sekolah Dasar. Origami merupakan permainan anak yang mendidik, juga dapat dimainkan oleh balita hingga orang dewasa. Kegiatan ini mampu menstimulasi otak, kreativitas, imajinasi, keterampilan, dan kemampuan anak dalam mengendalikan emosi. Selain melipat, kegiatan seperti gunting dan tempel juga termasuk bagian dari daftar permainan anak. Manfaat yang bisa didapat yaitu melatih fokus serta meningkatkan keterampilan motorik baik secara visual dan halus anak.

permainan edukasi anak

Agar suasana belajar tidak menjadi bosan, Anda bisa terapkan daftar permainan edukasi anak yang telah disebutkan tadi. Kemampuan kognitif, logika, dan motorik semakin terasah dengan bantuan permainan edukasi anak. Selain itu, pilihlah mainan edukasi yang sesuai dengan usia anak.

Mengenal Penyebab Anak Susah Makan, dan Trik Jitu untuk Mengatasinya

0

Sebagai orang tua penting untuk memastikan apakah gizi anak sudah terpenuhi atau belum. Hal tersebut bisa menjadi pekerjaan yang cukup sulit jika anak tak memiliki nafsu makan. Ada beberapa alasan yang menjadi penyebab anak susah makan. Sejumlah tips berikut dapat menjadi solusi untuk anak susah makan.

1. Memberi Pilihan Makanan Pada Anak

Hal pertama yang bisa Anda lakukan yakni dengan menyerahkan pilihan makanan pada anak. Menghadapi nafsu makan si kecil tidak bisa dengan paksaan. Tanyakanlah apa yang ia suka dan ingin makan. Jika anak bingung, tawarkan beberapa makanan yang dirasa menarik perhatiannya. Namun tetap harus memastikan nutrisi yang terkandung di dalamnya terutama untuk makanan anak 1 tahun.

2. Siapkan Menu Berbeda Setiap Hari

Menu masakan yang tidak bervariasi bisa saja menjadi penyebab anak susah makan. Terlebih menu makanan anak usia 1 tahun yang biasanya terdiri dari sayur atau nasi. Menghidangkan menu berbeda setiap harinya merupakan solusi untuk anak susah makan. Jika tak ingin repot, Anda bisa menyajikan makanan dengan tampilan berbeda sehingga membuat si kecil semakin tertarik. Selain itu, bisa berkreasi dengan mencampurkan bahan-bahan tertentu agar nafsu makan anak meningkat.

3. Libatkan Dalam Proses Membuat Makanan

Ajari untuk lebih menghargai makanan dengan melibatkan anak dalam proses pembuatannya. Anda bisa mengajak ke dapur dan belajar menyiapkan makanannya sendiri. Lebih baik untuk menanyakan terlebih dahulu menu makanan apa yang ia ingin buat. Makanan yang tidak menarik perhatian dan seleranya bisa menjadi faktor penyebab anak susah makan. Selain membuat si kecil belajar hal baru, kegiatan memasak bersama juga mampu memperkuat hubungan antara orang tua dan anak. 

4. Konsumsi Suplemen atau Makanan Pengganti Lain

penyebab anak susah makan

Suplemen bisa menjadi solusi untuk anak susah makan. Namun, cara ini bisa Anda terapkan jika ketiga langkah yang telah disebutkan tadi tidak efektif. Pilih suplemen dalam bentuk permen atau sirup agar lebih disukai anak-anak. Akan lebih baik jika mengandung bahan tertentu seperti temulawak yang berguna untuk menambah nafsu makan.

Kendala seperti penyebab anak susah makan wajar dialami pada masa pertumbuhan. Solusi untuk anak susah makan tadi bisa Anda terapkan. Tak perlu memaksa, turuti kemauan si kecil dan pastikan kebutuhan nutrisinya terpenuhi agar tumbuh kembang anak sehat.

Kehabisan Akal Hadapi Anak Susah Makan Nasi? Tips Sederhana Berikut Bisa Dicoba

0

Permasalahan nafsu makan terkadang membuat orang tua bingung bagaimana cara untuk menghadapinya. Terutama jika anak susah makan nasi. Memaksakan sesuatu juga tak baik bagi anak. Namun, jangan sampai kehabisan akal. Tips berikut bisa diterapkan dan dijadikan sebagai alternatif untuk anak susah makan nasi.

anak susah makan nasi

1. Memberikan Rasa pada Nasi

Membangkitkan selera makan anak bisa dengan memberikan sedikit rasa pada nasi yang biasanya Anda masak. Agar rasanya tidak hambar, Anda bisa gunakan kaldu ayam atau bahan-bahan seperti bawang goreng dan kacang-kacangan lainnya untuk menambah rasa gurih. Selain itu, masaklah nasi dengan tampilan yang menarik si kecil dengan menggunakan warna alami seperti nasi kuning atau memakai beras merah.

2. Mengganti dengan Sumber Karbohidrat Lainnya

Jika menambahkan rasa pada nasi belum bisa membangkitkan selera makan anak, Anda bisa kenalkan sumber karbohidrat lainnya sebagai alternatif untuk anak susah makan nasi. Bahan seperti kentang, oatmeal, jagung, umbi-umbian, roti, dan pasta juga bisa digunakan. Anda tak perlu takut nutrisi anak tidak terpenuhi, karena bahan-bahan tersebut memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi dan memberikan energi yang tak kalah dengan nasi.

3. Variasikan Masakan

Orang tua yang memiliki anak susah makan nasi, tak boleh kehabisan akal untuk membangkitkan selera makannya. Anda dapat mengkreasikan makanan sesuai dengan keinginan anak. Alternatif untuk anak susah makan nasi yakni mulai dari cara penyajiannya. Bentuk nasi yang unik seperti onigiri, bento, atau menggunakan cetakan lainnya membuat anak semakin tertarik. 

Jika masih tidak suka nasi, bisa gunakan sumber karbohidrat lain seperti yang telah disebutkan tadi. Siapkan juga kudapan yang tinggi kalori. Cemilan yang terbuat dari selai kacang, jagung, dan buah-buahan membuat asupan kalorinya tetap tercukupi.  

Kini Anda tak perlu kebingungan lagi mencari solusi jika anak susah makan nasi. Sejumlah alternatif untuk anak susah makan nasi tadi bisa langsung diterapkan. Pastikan juga untuk menjaga kebutuhan nutrisi si kecil agar selalu terpenuhi.