Sunday, June 13, 2021
Home Blog Page 3

Manfaat DHA Nutrisi Terpenting Untuk Perkembangan Otak Anak

0
susu formula untuk anak 1 tahun

DHA adalah sebuah nutrisi yang dikenal bisa membuat anak menjadi pintar. DHA juga menjadi nutrisi penting yang harus ada dalam susu pertumbuhan dan jenis makanan Si Kecil. Tapi, apa itu DHA dan apa manfaat DHA untuk anak?

Dilansir dari Academy of Nutrition and Dietetics, DHA (Docosahexaenoic acid) merupakan bentuk dari asam lemak omega-3. DHA terkandung secara alami di dalam ASI dan berbagai jenis ikan, seperti tuna, salmon, makarel, dan sarden.Bentuk lain dari asam lemak omega-3 adalah EPA (Eicosapentaenoic acid) dan ALA (Alpha-linolenic acid). Disebutkan jika DHA ditemukan berlimpah di dalam sel-sel otak sehingga sering disebut sebagai makanan otak. Seiring dengan perkembangan teknologi, DHA dapat ditemukan dalam susu formula untuk anak 1 tahun hingga 3 tahun.  Nah, ini dia manfaat DHA untuk anak.

susu formula untuk anak 1 tahun

1. Meningkatkan kesehatan otak anak

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, manfaat DHA sangat erat kaitannya dengan kognitif anak. Dalam penelitian yang dilakukan pada tahun 2009 oleh Nutritional Neuroscience, pada 90 anak sehat usia 10 hingga 12 tahun ditemukan bahwa suplementasi DHA selama 8 minggu tidak memiliki efek menguntungkan pada fungsi otak.

Pada penelitian lain yang dilakukan terhadap 175 anak sehat berusia 4 tahun yang diterbitkan dalam Clinical Pediatrics, menemukan bahwa kadar DHA dalam darah yang lebih tinggi terkait dengan skor yang lebih tinggi pada tes kosa kata.

2. Mengurangi resiko kelahiran prematur

Kelahiran sebelum usia kehamilan 24 minggu dianggap sebagai kelahiran prematur dan bisa menyebabkan resiko tinggi pada masalah kesehatan. Sebuah analisa studi di Amerika dan Australia menemukan bisa perempuan yang mengkonsumsi 600-800 mg DHA setiap hari selama kehamilan dapat mengurangi resiko kehamilan prematur dini, lebih dari 40% di Amerika dan 64% di Australia dibandingkan dengan mereka yang menggunakan plasebo.

3. Bermanfaat untuk Otak dan Mata

DHA dan EPA memiliki banyak manfaat untuk ketajaman mata dan pembentukan otak. DHA merupakan struktur lemak utama pada retina mata. DHA dan EPA juga memiliki peran untuk meningkatkan kognitif serta pembentukan otak secara menyeluruh pada otak anak. Sedangkan pada orang dewasa DHA dan EPA membantu meningkatkan daya ingat. 

4 Makanan Sehat Untuk Balita yang Baik Untuk Pertumbuhan

0
makanan sehat untuk balita
makanan sehat untuk balita

Usia balita adalah usia dimana anak sangat aktif dan sedang dalam masa pertumbuhan yang prima. Untuk itu, makanan sehat bagi balita harus benar-benar diperhatikan supaya asupan gizi yang mereka butuhkan benar-benar terpenuhi. Berikut 5 makanan sehat untuk balita yang bisa ibu masukkan dalam menu harian si kecil. 

1. Daging

Daging adalah sumber makanan yang baik untuk tubuh karena mengandung vitamin,  protein, mineral, zat besi, seng, dan vitamin B12. IBu bisa membuat menu makanan dari  daging rendah lemak dan ayam tanpa kulit. Makanan yang mengandung protein sangat dibutuhkan anak selama masa pertumbuhan. Selain daging, ibu juga bisa memberikan makanan mengandung protein lain seperti kedelai, ikan, dan telur. 

makanan sehat untuk balita
makanan sehat untuk balita

2. Susu dan produk olahannya
Susu segar dan makanan produk olahan susu memiliki lemak tinggi dan sumber utama kalsium untuk balita. Ini berfungsi untuk menunjang pertumbuhan dan kesehatan tulang dan gigi. Produk susu dan olahannya juga kaya akan vitamin A yang membantu tubuh balita melawan infeksi. Sumber vitamin A juga dibutuhkan untuk kesehatan mata dan kulit. Untuk anak usia 2 hingga 5 tahun, ibu bisa mengganti ASI dengan susu UHT. Selain itu, ibu bisa mengkombinasikan makanan mengandung susu, seperti keju dan yoghurt agar nutrisi balita tetap terjaga.

3. Buah- buahan

Buah adalah makanan sehat untuk balita yang kaya akan kandungan mineral, gizi, dan vitamin. Buah-buahan seperti alpukat, blueberry, dan jeruk mandarin sangat baik dikonsumsi oleh balita. Alpukat mengandung lemak tak jenuh yang menyehatkan. Kalori dalam alpukat yang tinggi membuatnya cocok untuk dikonsumsi sehari-hari bagi balita yang berat badannya kurang. Sementara blueberry memiliki kandungan flavonoid yang sangat baik untuk mata, otak, dan saluran kemih anak. Dan jeruk mandarin kaya akan  vitamin C dan antioksidan, sehingga cocok untuk dijadikan camilan sehat.

4. Sayuran berdaun hijau

Biasanya memang sayuran berdaun hijau adalah jenis makanan yang kurang disukai oleh balita. Tapi jeni sayuran berdaun hijau seperti sawi, bayam, brokoli, dan kangkung memiliki banyak kandungan serat yang sangat baik untuk menjaga metabolisme tubuh. Makanan sehat untuk balita ini juga kaya akan kadar vitamin serta mineral yang tinggi, yaitu zat besi, kalsium, dan asam folat.

5 Cara Agar Anak Cerdas, Ibu Harus Tahu Nih!

0
nutrisi otak

Punya anak cerdas adalah salah satu hal yang membangggakan bagi orang tua. Anak yang cerdas bukan hanya pintar mengetahui jawaban dari pertanyaan yang diajukan tetapi juga seorang pelajar berbakat yang bisa memahami suatu subjek atau permasalahan secara mendalam. Apa saja cara yang bisa ibu lakukan agar anak cerdas?

1. Memenuhi nutrisi yang seimbang

nutrisi otak

Otak anak mengalami pertumbuhan yang pesat sejak kelahiran hingga usia 4 tahun. Masa-masa ini tergolong kritis untuk perkembangan otak mereka. Karenanya ibu harus menyediakan nutrisi otak yang tepat. Nutrisi seimbang untuk otak dapat diperoleh dari telur, yoghurt, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, oat, ikan, buah dan sayuran. 

Jenis makanan ini bisa membawa pengaruh baik bagi kemampuan fokus dan kognitif anak. Nutrisi tak ini baik dikonsumsi saat sarapan. Dalam sebuah penelitian disebutkan bahwa anak yang mengonsumsi makanan sehat saat sarapan setiap pagi, mampu memusatkan perhatian dan mengingat dengan lebih baik dibandingkan dengan anak yang tidak sarapan.

2. Biasakan membaca sejak dini 

Membaca adalah aktivitas yang sangat baik itu membantu anak belajar di masa perkembangan. Membaca bukan hanya bisa melatih kemampuan bahasa tapi juga memusatkan perhatian dan mengasah imajinasi. Membacakan buku cerita atau dongeng pada anak juga terbukti dapat merangsang tumbuh kembang otak anak, sehingga kemampuan kognitif dan berbahasanya menjadi lebih baik.

3. Mengasah kecerdasan emosional

Kecerdasan emosional tak kalah penting dengan kecerdasan kognitif. Kecerdasan emosional justru bisa membantu perkembangan kemampuan kognitif dan sosial anak. Ibu bisa membantu anak mengenali emosinya. Mengajarkan hal ini bisa membantu anak merespons secara tepat tentang apa yang ia rasakan dan menghindari rasa kesal berlebihan. 

4. Mengenal gaya belajar anak 

Setiap anak punya gaya belajar yang berbeda. Dengan mengenali gaya belajar mereka, orang tua untuk membimbing anak dalam belajar memahami dan memproses informasi dengan lebih baik. Ada tiga jenis gaya belajar, yaitu auditori, visual, dan fisik. Anak dengan gaya belajar auditori akan lebih cepat belajar melalui indra pendengaran. Anak dengan gaya belajar visual lebih cepat menyerap informasi dengan indera penglihatan. Sedangkan gaya belajar fisik perlu menyentuh dan memperagakannya untuk bisa belajar dan.

Resep Kreasi Bekal Anak yang Lucu dan Prakti

0
menu bekal anak TK sebulan

Bagi orang tua yang sibuk dengan pekerjaan kantor, pasti masalah bekal sekolah anak menjadi hal yang sangat menyita waktu serta pikiran. Tak heran jika kebanyakan bekal anak berisi makanan instan atau snack yang terkadang belum tentu sehat dan membuat anak cepat bosan. Untuk menyiasati hal ini ibu bisa mencoba kreasi bekal anak jenis bento yang unik dan mengandung gizi tinggi. 

1. Angry Birds

menu bekal anak TK sebulan

Angry Birds adalah salah satu karakter animasi dan game yang fenomenal di kalangan anak-anak. Kreasi bekal anak Angry Birds membutuhkan bahan:

  • 1 ½ gelas nasi
  • 1 sdt saus tomat
  • 1/3 jagung manis (bisa dipipil)
  • Ayam teriyaki
  • ½ gelas sayuran beku
  • 1 lembar nori
  • Keju secukupnya 

Cara memasak:

  • Rebus potongan sayuran beku selama beberapa menit, kemudian sisihkan. 
  • Ambil ½ nasi putih, kemudian beri sedikit saus tomat sebagai pewarna nasi, ratakan. Selanjutnya sisa nasi yang ada diletakkan pada bagian belakang nasi yang sudah diwarna. Buat nasi seperti bentuk telur. 
  • Letakkan nasi ke dalam tempat bekal sesuai gambar. 
  • Untuk membuat alis dan mata, anda bisa menggunakan nori serta keju.
  • Untuk jagung, ibu bisa mengusirnya agar mudah dimakan.

2. Teddy Bear Omurice Bento

Telur adalah salah satu makanan yang disukai anak-anak. Ibu bisa membuat kreasi bekal berbentuk Teddy Bear dari bahan telur. 

Bahan:

  • 2 butir telur
  • Sedikit mentega
  • ½ sdt maizena dicampur sedikit air
  • 2 potong brokoli rebus
  • 1 lembar selada
  • 2 potong tomat
  • Udang rebus

Cara Memasak:

  • Pisahkan putih telur dari satu telur. Tambahkan larutan maizena dan aduk rata. Saring untuk menghilangkan bagian putih telur yang lengket. Sisihkan.
  • Kocok sisa telur yang ada kemudian saring agar gelembungnya hilang. Panaskan wajan kemudian masak dengan suhu rendah. Setelah hampir matang, matikan api dan diamkan selama 30 detik. 
  • Keluarkan dari wajan, letakkan di atas talenan. Buat bentuk dengan cetakan kemudian masukkan lagi dalam panci. Tuangkan campuran putih telur dalam rongga telur yang dipotong sebelumnya. Masak hingga matang.

Itu tadi 2 jenis kreasi bekal anak dengan bentuk bento yang bisa ibu coba di rumah. Bekal bento di atas juga bisa menjadi salah satu menu bekal anak TK sebulan

5 Terapi Bicara Anak 2 Tahun Yang Wajib Dicoba!

0
terapi bicara anak 2 tahun

Sudah hal yang wajar apabila dalam tumbuh kembang anak mereka mengalami keterlambatan. Keterlambatan yang sering ditemui adalah terlambat bicara saat usia mereka sudah menginjak 2 tahun. Umumnya, anak yang terlambat bicara dipengaruhi oleh berbagai macam faktor seperti kelainan perkembangan bicara, gangguan pendengaran, disabilitas intelektual atau komunikasi yang minim dari orang tua.

Jika ibu sedang mengalami problem tentang anak terlambat bicara, jangan buru-buru panik karena ada beberapa terapi bicara anak 2 tahun. Catat baik-baik ya, Ibu!

terapi bicara anak 2 tahun

1. Belajar dengan musik

Belajar dengan musik bisa jadi salah satu cara agar anak cepat bicara. Nyanyian dan musik akan menarik perhatian anak. Jika mereka sudah tertarik maka secara tidak langsung akan menirukan bahasa, gerakan, ataupun isyarat dari lagu yang sudah ida dengarkan. Ini adalah cara yang cukup menarik dan efektif dalam terapi penyembuhan. Bahkan saat musik dimainkan, anak-anak cenderung bernyanyi maupun menari dengan sendirinya. 

2. Sering bertanya pada anak atau komunikasi 2 arah

Sebagai ibu, cobalah untuk meluangkan waktu dan sering-sering berkomunikasi dengan anak. Ibu mulai bisa menanyakan tentang pertanyaan-pertanyaan sederhana seperti “siapa namamu?”, “berapa usiamu?” dan lain-lain. Ibu juga bisa mengajarkan anak-anak kata-kata dasar yang akan sering mereka gunakan seperti “terima kasih” atau “tolong” saat mereka diberikan sesuatu. 

3. Sering ajak anak berbicara

Terapi bicara anak 2 tahun cara agar anak cepat bicara yang paling mudah untuk ibu terapkan adalah mengajak anak bicara menggunakan suara sederhana dan dengan tempo perlahan-lahan agar anak dapat mendengar dan mengerti dengan baik. Hal ini bisa ibu lakukan di segala kesempatan, misalnya saja saat sedang menemani anak makan, atau memandikan mereka, maupun saat sedang bermain bersama mereka. 

4. Membaca buku yang sederhana

Dikutip dari KidsHealth, ibu diminta untuk membacakan buku pada anak sejak ia bayi untuk menstimulasi pendengaran anak secara tidak langsung. Semakin usia mereka bertambah, secara tidak langsung perbendaharaan kata-kata mereka juga ikut bertambah. Setelah terbiasa, mereka lama-kelamaan akan meniru dan mengikuti apa yang ibu baca. 

5. Melatih anak dengan sedotan

Anak yang terlambat bicara bisa juga disebabkan permasalahan pada koordinasi otot di mulut dan wajah. Untuk melatih kekuatan otot wajah dan mulut anak, ibu bisa memanfaatkan sedotan. Pertama-tama mulailah dengan mengajarkan minum dengan sedotan untuk melatih tulang pipi dan mulut mereka. Cara ini juga bisa membantu anak untuk menghilangkan kebiasaannya menggunakan botol susu.

5 Manfaat Membaca Dongeng untuk Anak

0
cerita anak sebelum tidu

Cerita atau dongeng adalah hal yang sangat menarik bagi anak. Apalagi ternyata membaca dongeng untuk anak memiliki banyak manfaat yang besar bagi perkembangan psikologis atau kognitif si Kecil. Melalui cerita, anak akan belajar mengenai kehidupan, dunia, diri sendiri, atau orang lain. 

Friedrich Froebel sebagai bapak pendiri gerakan pendidikan sejak TK mengatakan jika membaca dongeng adalah salah satu metode yang ideal untuk memperkenalkan pendidikan pada anak-anak. Selain itu masih ada lagi manfaat membaca dongeng untuk anak yang harus ibu tahu.

1. Meningkatkan fokus pada anak

cerita anak sebelum tidu

Membaca dongeng dapat mendorong anak untuk berkonsentrasi ketika mendengarkan cerita. Melalui dongeng, anak juga belajar untuk lebih sabar membiarkan orang lain berbicara. Anak mulai mengerti bahwa setiap orang dapat menafsirkan hal-hal tidak dengan cara yang sama seperti yang mereka lakukan. 

2. Mengembangkan kemampuan visualisasi

Membacakan cerita anak sebelum tidur akan membuat mereka membayangkan bagaimana visualisasi cerita yang mereka dengarkan. Ini menunjukkan jika kemampuan visualisasi meningkat selama mendengarkan pembacaan dongeng. Selain visualisasi, membaca dongeng bisa membantu anak memahami teks-teks tertulis.

3. Meningkatkan kemampuan kognitif

Saat mendengarkan cerita baru, anak akan memberikan perhatian penuh dan termotivasi mencoba untuk memahami. Hal ini menunjukkan keterlibatan kognitif anak dalam menanggapi cerita. Menurut studi dalam Researchgate, kelompok anak-anak yang mendengarkan cerita menunjukkan peningkatan pemahaman cerita ketika harus menceritakan kembali. Sementara anak yang gemar membaca dongeng mengalami peningkatan kompleksitas bahasa. 

4. Keterampilan berpikir kritis anak meningkat

Berpikir kritis punya kaitan erat dengan kemampuan kognitif, keduanya melibatkan kemampuan mendalam tentang isi atau makna cerita. Saat mendengarkan cerita, anak bukan hanya menerima peristiwa begitu saja tetapi juga mempertanyakan peristiwa tersebut. 

5. Mengenal budaya lain 

Membaca ongeng dapat membantu mengambangkan pemahaman anak terhadap budaya lain serta membentuk sifat positif pada orang dari berbagai negara, ras, dan agama yang berbeda karena cerita di dalam dongeng memberikan berbagai tradisi dari berbagai budaya. 

3 Tren Gaya Asuh di Perancis Bisa Jadi Inspirasi di Indonesia

0

Berbicara tentang parenting memang selalu menarik. Apalagi jika membandingkan parenting Indonesia dan parenting di negara-negara lainnya. Misalnya saja orang tua di Jerman menerapkan parenting yang disiplin dan mandiri, berbeda dengan parenting di Perancis yang membuat anak tumbuh jadi pribadi yang santun dan tidak manja. Yuk, intip strategi parenting anak di Perancis yang bisa ibu jadikan Inspirasi dalam mendidik anak. 

1. Memberi Pujian yang Selektif

seminar parenting

Dalam sebuah buku berjudul Lesson from France: Eating, Fitness, Family yang ditulis oleh Rebecca Platier disebutkan jika orang tua di Perancis sangat pelit memberikan pujian pada anaknya. Pujian tidak diberikan untuk setiap hal kecil yang berhasil dilakukan anak. Pujian akan mereka berikan saat anak melakukan keberhasilan yang berarti dan patut untuk diapresiasi. Sehingga anak memiliki rasa pencapaian yang kuat dan tidak mudah puas dengan apa yang dilakukan. 

2. Menerapkan Jadwal dan Pola Makan Ketat

Hampir tidak ada anak yang picky eater di Perancis karena orang tua tidak pernah membuat makanan khusus untuk anak mereka. Saat tiba waktu makan, mereka akan duduk dengan tenang dan menyantap makanan yang sudah disediakan di meja. 

Kok bisa anak nggak rewel? Ini karena dalam pola asuh orang tua di Perancis, ternyata anak-anak tidak dibiasakan makan camilan di sela waktu makan. Mereka punya tradisi gouter atau jam makan roti saat sore hari usai pulang sekolah. Kemudian mereka tidak akan makan apapun hingga tiba waktu makan malam, pukul 19:30 atau 20:00.

3 Anak Diajarkan Menghargai Waktu Orang Tua

Berbeda dengan parenting Indonesia, kebanyakan orang tua selalu mengatur jadwalnya sesuai dengan kehidupan anak. Di Perancis justru kebalikannya, jadwal anak diatur agar tidak mengganggu orang tua. Misalnya saja anak-anak dibiasakan untuk masuk kamar saat jam 7 malam. Setelah itu mereka bebas mau tidur atau melakukan kegiatan lain selama tidak berisik dan mengganggu orang tua. Ini bertujuan agar anak memahami bahwa mereka bukan pusat perhatian di dunia orang tua dan orang tua juga punya kehidupan masing-masing selain mengurus anak. 

Wah, beda banget ya dengan parenting Indonesia? Jika ibu ingin menambah wawasan lain tentang pola asuh yang ideal pada anak bisa mencoba mengikuti berbagai seminar parenting yang saat ini sudah sering digelar di berbagai kota. 

Wajib Simak! Ini Inspirasi Liburan Anak yang Edukatif

0
kegiatan edukasi anak
kegiatan edukasi anak

Bagi buah hati, liburan selalu menjadi hal yang menyenangkan karena tidak perlu belajar di sekolah ataupun mengerjakan PR. Liburan anak bisa diisi dengan berbagai kegiatan seperti olahraga, jalan-jalan ke mal ataupun ke tempat wisata. Dalam memilih destinasi wisata, tentu bunda juga harus memperhatikan kegiatan edukasi anak yang nantinya diterima. Untuk itu, berikut telah kami rangkumkan destinasi liburan anak yang edukatif dan menyenangkan.

Daftar Wisata Edukatif dan Menyenangkan

Planetarium

Jika buah hati Anda tertarik dengan bintang ataupun benda-benda luar angkasa lainnya bisa berkunjung ke Planetarium dan Observatorium Jakarta. Destinasi wisata edukatif ini terletak di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat. Di sini, buah hati Anda akan diajarkan segala hal tentang dunia astronomi seperti tata surya, bumi serta planet lainnya. Bahkan, anak-anak juga bisa melihat meteor jatuh yang sangat menawan. Tempat wisata ini buka setiap hari Selasa hingga Minggu.

kegiatan edukasi anak
kegiatan edukasi anak

Taman Pintar Yogyakarta

Bagi Anda yang sedang mencari wana wisata rekreasi dan edukasi dalam satu tempat bisa mengunjungi Taman Pintar Yogyakarta. Tempat wisata ini terletak di kawasan Benteng Vredeburg, tepatnya Jl. Panembahan Senopati. Tempat liburan ini dibagi menjadi beberapa zona yang mencakup kegiatan bermain dan sarana edukasi. Menariknya, di sini telah dilengkapi teknologi interaktif menarik yang akan menstimulasi imajinasi buah hati.

Jatim Park

Sudah bukan rahasia lagi bahwa Jatim Park selalu ramai dikunjungi ketika musim liburan. Tidak hanya menawarkan permainan seru dan menantang, disini juga banyak permainan menarik untuk anak-anak. Selain itu, si buah hati juga bisa belajar banyak hal pada zona edukasi seperti belajar tentang alam (biologi), fisika maupun teknologi. Selain itu, di sini juga terdapat berbagai jenis ikan, baik ikan air tawar maupun laut.

Selain Jatim Park 1, ada juga Jatim Park 2 dan 3 yang mengusung konsep edukasi berbeda. Jatim Park 2 sendiri menyuguhkan beragam satwa menarik. Wisata ini meliputi Batu Secret Zoo, Eco Game Park dan Museum Satwa. Sedangkan di Jatim Park 3 si buah hati bisa belajar tentang seluk beluk kehidupan Dinosaurus.

Nah, demikian tadi beberapa referensi liburan anak yang menyenangkan namun tetap edukatif. Selain tempat-tempat yang telah disebutkan, Anda juga bisa berwisata ke Kuntum Farmfield, Agrowisata Bhumi Merapi, Kebun Binatang Surabaya dan Bandung Science Center.

Ini 7 Peranan Bakteri yang Menguntungkan untuk Tubuh Anak

0
bakteri yang menguntungkan
bakteri yang menguntungkan

Tidak semua bakteri selalu memiliki peranan negatif dan merugikan bagi manusia. Masih ada banyak jenis bakteri yang menguntungkan manusia dan bisa membantu menjaga kesehatan tubuh kita. Manusia sendiri menjadi rumah bagi 10 triliun bakteri baik. Peranan bakteri yang menguntungkan ini sangat baik untuk tubuh. Sebagian besar bakteri baik itu berada dalam saluran pencernaan yang membantu tubuh untuk mencerna makanan dan menyerap nutrisi. Apa saja bakteri yang menguntungkan dalam tubuh dan apa peranan bakteri tersebut?

1. Lactobacillus acidophilus

Lactobacillus acidophilus merupakan salah satu bakteri yang sangat menguntungkan. Probiotik lactobacillus acidophilus sangat baik untuk pencernaan dan mampu menangani infeksi. Lactobacillus acidophilus bisa ditemukan dalam produk kedelai fermentasi seperti tempe atau miso. Biasanya lactobacillus acidophilus juga dikonsumsi dalam bentuk pil untuk mencegah dan menangani diare.

bakteri yang menguntungkan
bakteri yang menguntungkan

2. Lactobacillus rhamnosus GG

Lactobacillus rhamnosus GG menjadi bakteri yang menguntungkan karena dapat mencegah eksim pada bayi. Peranan bakteri yang menguntungkan ini dapat membantu diare yang disebabkan oleh bakteri Clostridium difficile atau pun diare yang dipicu oleh antibiotik.

3. Lactobacillus salivarius

Probiotik ini dipercaya dapat membantu menghambat pertumbuhan Helicobacter pylori (H. pylori). H. pylori merupakan bakteri yang memicu terjadinya tukak pada lambung. 

4. Lactobacillus plantarum

Lactobacillus plantarum juga merupakan salah satu bakteri yang menguntungkan. Ia mampu membantu meningkatkan imunitas melawan infeksi penyebab penyakit/. 

5. Bifidobacterium bifidum

Bifidobacterium bifidum adalah bakteri baik yang dapat membantu melawan bakteri jahat dalam tubuh. Berdasarkan hasil studi, bakteri ini dapat membantu meredakan gejala irritable bowel syndrome (IBS), gangguan kronis pada usus besar.

6. Bifidobacteria infantis

Bakteri bifidobacteria infantis adalah bakteri baik yang menguntungkan manusia. Bakteri ini membantu meredakan gejala OBS termasuk sakit perut, kembung, dan keluhan sakit lain di bagian perut. 

7. Bifidobacteria animalis

Bifidobacteria animalis adalah bakteri yang membantu saluran pencernaan melawan bakteri jahat yang dibawa oleh makanan. Selain itu, peranan bakteri yang menguntungkan ini juga bisa meningkatkatkan sistem kekebalan tubuh.  

Supaya anak tetap sehat terlindungi, dibutuhkan cara untuk membatasi pertumbuhan bakteri jahat dan sebaliknya memicu pertumbuhan bakteri baik yaitu dengan mengkonsumsi yogurt, susu, tempe, coklat, dan kimchi. 

5 Kebiasaan Buruk Dalam Mengasuh Anak

0

Mengasuh anak memang bukan hal mudah, apalagi ilmu mengasuh anak tidak bisa dipelajari di pendidikan formal. Hingga saat ini harus diakui jika masih banyak orang tua yang tanpa sadar melakukan kebiasaan buruk saat mengasuh anak. Padahal, karakter serta pola pikir anak selalu meniru perilaku dan juga kebiasaan orang tua sehari-hari saat di rumah. Kebiasaan buruk dalam mengasuh anak yang seperti apa sih yang harus ibu tinggalkan?

1. Menetapkan aturan tanpa penjelasan

Salah satu kalimat yang jadi andalan para orang tua biasanya “Pokoknya turuti perintah ibu, titik!” Ini biasanya jadi kalimat andalan ibu ketika anaknya tidak memahami alasan dibalik adanya sebuah aturan. Tapi tahukah ibu, kalau menerapkan pola asuh seperti ini bisa menghambat kemampuan berpikir anak dan membuat mereka cenderung akan melanggar aturan tersebut.

2. Sering mengeluh

Mengeluh bukan hal yang baik, apalagi mengeluh di depan anak. Ya, memang menjadi seorang ibu itu memang memiliki tugas yang sangat berat dan melelahkan. Tapi sebaiknya ibu menghindari mengeluh di depan anak. Karena jika sering mengeluh, tanpa sadar ibu sedang mengajarkan anak pola hidup yang negatif. Coba deh jika ingin mengeluh, mulai sekarang ganti dengan ekspresi yang lebih positif.

3. Standar ganda dalam menentukan aturan

Anak belajar dengan melihat contoh nyata dibandingkan hanya mendengarkan aturan. Cara mendidik anak yang baik adalah dengan menjalankan aturan yang juga ibu terapkan pada si Kecil. Misalnya saja, kalau anak tidak diijinkan main gadget saat makan, maka ibu juga jangan pegang handphone ketika makan bersama. Atau meminta anak sikat gigi sebelum tidur, tapi ibu sendiri tidak melakukannya, nggak mau kan kalau aturan yang ibu buat nggak ada artinya di mata anak?

4. Sering ingkar janji

Penting untuk mengingat jika janji yang sudah dibuat dengan anak harus ditepati. Sebaiknya ibu tidak membuat janji yang tidak bisa ditepati. Terlalu sering melanggar janji yang sudah dibuat akan membuat si kecil jadi berpikir bahwa ucapan ibu tidak ada artinya. Kemungkinan terburuknya, mereka bisa beranggapan jika janji hanyalah cara orang tua untuk membuat anak melakukan sesuatu.