Bukan rahasia lagi, bahwa kandungan gula dalam susu sangat berperan penting untuk membantu tumbuh kembang si Kecil. 

Susu mempunyai kandungan gula laktosa dan sukrosa. Laktosa merupakan gula alami yang bisa membuat karies gigi si Kecil lebih rendah, sementara sukrosa adalah gula tambahan yang bisa menjadi penyebab utama karies gigi si Kecil. Selain kandungan laktosa gula dalam susu, si Kecil juga bisa mendapatkan laktosa dari ASI dan buah-buahan. 

Perlu Bunda ketahui, gula tambahan sukrosa sebaiknya dikonsumsi tidak melebihi 10% dari total kalori pada anak, karena akan banyak masalah yang bisa ditimbulkan jika mengkonsumsinya secara berlebihan, seperti karies gigi, dan lebih buruknya lagi bisa menyebabkan obesitas. 

Lalu, apa saja manfaat dan fungsi laktosa pada susu untuk si Kecil? Berikut ulasan nya! 

fungsi laktosa pada susu
  1. Membantu pertumbuhan bakteri baik

Laktosa yang tidak dicerna di usus halus dan langsung ke usus besar akan dimanfaatkan oleh mikrobiota usus menjadi nutrisi atau prebiotik, karena usus besar kaya akan mikrobiota (kuman baik), jadi laktosa digunakan sebagai nutrisinya, sehingga mikrobiota akan terus tumbuh dengan memanfaatkan gula alami tersebut. 

Mikroba berperan sebagai prebiotik makanan, dimana mikrobiota bisa meningkatkan kekebalan tubuh si Kecil. 

  1. Kalsium dan mineral bisa diserap lebih baik

Selain bisa meningkatkan kekebalan tubuh, laktosa yang masuk ke usus besar juga bisa memperbaiki saluran pada dinding usus, sehingga bisa menyerap kalsium dan mineral dengan baik. 

  1. Bisa menjadi sumber energi bagi si Kecil

Laktosa memiliki kandungan 7,2% dalam ASI, dan merupakan bagian dari disakarida karbohidrat, jadi selain menambah kekebalan tubuh, laktosa juga bisa menjadi sumber energi bagi si Kecil.

Itulah beberapa manfaat dan fungsi laktosa gula dalam susu yang baik untuk tumbuh kembang si kecil. Ada baiknya Bunda memberikan ASI pada si kecil sebagai tambahan nutrisinya, karena kandungan laktosa pada susu tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan si Kecil, dengan tambahan ASI, maka 50% kebutuhan energi si Kecil bisa terpenuhi.