Tumbuh gigi pertama dimana usia si kecil memasuki usia 7-8 bulan membuat anak ingin memasukkan segala sesuatu ke dalam mulut. Belakangan banyak mainan berbahan karet yang bisa digunakan untuk menstimulasi tumbuhnya gigi pertama. Alih-alih menggunakan mainan, Anda juga bisa mengenalkan finger food kepada si kecil yang dapat menambah asupan gizi. Nah, sebelum menerapkan metode satu ini, yuk cari tahu apa itu finger food.

finger food

Pengertian Finger Food

Sebelum menggunakan metode finger ini pada si kecil, Anda perlu tahu terlebih dahulu pengertiannya. Finger food merupakan makanan yang bisa digenggam oleh si kecil untuk melatih pergerakan jarinya. Makanan yang dipilih harus disesuaikan dengan usia dan kebutuhan gizi. Pemberiannya juga ada aturannya sendiri. 

Manfaat Finger Food

Metode seperti ini memiliki banyak manfaat. Salah satunya untuk perkembangan saraf motorik. Pengenalan makanan yang mudah dipegang oleh bayi bisa menjadi media latihan motorik kasar maupun halus. Seperti menggenggam, mengarahkan ke mulut atau meletakkan kembali. Manfaat makanan tangan ini juga dapat bermanfaat untuk koordinasi gusi dan lidah dan mengunyah serta menelan. 

Pengenalan makanan genggam ini tentu saja membuat pekerjaan rumah Anda akan bertambah. Mulai dari cucian piring dan baju menumpuk hingga rumah kotor. Namun, hal tersebut sangat baik untuk perkembangan si kecil. Jika Anda khawatir terlalu kotor yang mengakibatkan badan gatal karena makanan, pasangkan celemek pada leher ketika si kecil makan. 

Jenis Finger Food yang Baik untuk Bayi

Seperti yang disebutkan di awal, makanan kaya nutrisi menjadi jenis makanan yang baik untuk bayi. Nah, untuk permulaan, berikut daftar camilan sehat untuk anak bayi bisa membantu Anda.

  • Kentang rebus dengan tekstur lunak dan dipotong sesuai kemampuan anak menggenggam.
  • Wortel rebus bertekstur lunak dan dipotong memanjang
  • Buah potong bertekstur lunak seperti pisang, pepaya dan buah naga
  • Biskuit bayi untuk melatih koordinasi gusi dan lidah dalam melumat makanan
  • Roti dan bolu bertekstur lembut

Kendati sudah mengetahui makanan yang baik untuk finger food, Anda perlu menghindari cemilan tertentu. Seperti kacang-kacang bertekstur kecil karena resiko tersedak. Atau juga makanan manis yang dapat membuat anak beresiko kelebihan asupan gula.