Mengetahui perbedaan antara warna merah, kuning, atau hijau mungkin menjadi hal yang sederhana bagi kita. Akan tetapi hal tersebut sangat sulit bagi anak yang baru belajar mengenal warna. 

Selain belajar huruf, belajar mengenal warna juga harus diperkenalkan lebih awal supaya perkembangan anak dari segi visual bisa tumbuh bertahap. Di sini peran orang tua sangat diperlukan. Ada banyak cara untuk belajar mengenal warna dan juga bentuk warna yang bisa Anda praktekkan di rumah dengan melakukan kegiatan bersama. Untuk Anda yang ingin mengetahui cara seru belajar warna bersama anak, bisa mencoba beberapa trik berikut ini!

1. Menggunakan Metode Tas Sentuh

Di usia 1 sampai 3 tahun, Anda bisa mengajak anak mengenal bentuk dan warna melalui hal-hal yang ada di sekitar rumah. Anda bisa mengumpulkan  beberapa benda seperti bunga, ranting, batu, bulu, hingga daun, kemudian masukkan ke dalam sebuah tas. Dalam kondisi tas tertutup, minta anak untuk menyentuh setiap benda yang ada dalam tas sambil menebak benda apakah itu. Saat ia berhasil menjawab dengan benar, bisa menambahkan pertanyaan kembangan seperti “Berapa lama dahan akan menempel di pohon? Ini bulu binatang apa?”

2. Gunakan Piring Pelangi

Metode belajar mengenal warna ini bisa diterapkan untuk anak usia 2 tahun. Caranya: Buka piring plastik berwarna putih (pilih piring biasa) kemudian bersama si kecil, Anda bisa mewarna piring tersebut dengan 8 warna yang berbeda-beda, sembari menekankan pada mereka jenis warna apa yang tengah mereka gunakan. Setelah kering, ajak anak untuk pergi ke dapur dan meletakkan buah-buahan di atas piring yang warnanya sama. Misalkan piring merah untuk buah apel, piring kuning untuk lemon, dan piring hijau untuk sayuran. Si kecil sangat suka mengikuti kegiatan petualangan “Menjadi Detektif” seperti ini. 

Selain warna-warna dasar pelangi, Anda juga bisa mengenalkan warna-warna unik seperti lavender (keunguan), aquamarine (hijau kebiru-biruan), dan peach dengan benda seperti baju, atau bisa dengan crayon yang biasanya digunakan untuk mereka menggambar. 

3. Menggunakan Balok Bergambar

Metode ini dapat diterapkan untuk anak-anak usia 4 sampai 5 tahun. Caranya dengan mencari flyer berwarna, katalog, ataupun majalah lama Anda. Carilah gambar binatang ltar belakang, dan juga warna. Setelah anak-anak memiliki setidaknya 6 warna dalam setiap kategori tersebut, bantu dia menempelkannya pada berbagai sisi pada 3 balok yang ada, yaitu 1 untuk binatang, 1 untuk latar belakang, dan juga 1 untuk kategori warna. 

Nantinya secara bergiliran , gulingkan balok-balok tersebut secara bergantian sambil menceritakan karakter, latar dan warna yang muncul pada balok tersebut. Di usia 4 tahun atau PAUD, anak sudah bisa menceritakan sesuatu yang lucu hanya dengan modal gambar anjing, teras, dan juga sesuatu berwarna hijau.