Sebelum memasuki sekolah dasar, kemampuan membaca menjadi salah satu hal yang diperhatikan. Kemampuan dasar tersebut tidak hanya didapat dari guru saja, melainkan juga melibatkan peran orang tua. Teknik belajar baca anak SD tidak begitu sulit. 

belajar baca anak SD

Mengajar membaca untuk anak SD juga perlu langkah-langkah yang tepat agar lebih mudah dipahami. Mengajaknya untuk belajar baca bukan hal yang mudah. Maka itu, orang tua perlu menciptakan suasana yang nyaman agar anak menjadi betah. Berikut langkah-langkah dasar yang harus Anda ketahui sebelum mengajak anak belajar membaca.

1. Memasang Poster Alphabet

Poster alphabet termasuk media yang paling sering digunakan untuk belajar baca anak SD. Kumpulan alphabet dengan berbagai warna dan bentuk membantu anak untuk mengenal dan melafalkan abjad secara baik dan benar. Akan lebih baik, gunakanlah poster yang bergambar dengan berbagai warna agar terlihat lebih menarik.

2. Mulai dari Suku Kata yang Sedikit

Setelah mengenal alphabet, mulailah dengan memahami kata-kata. Cobalah mengajar membaca untuk anak SD menggunakan jumlah suku kata yang sedikit terlebih dahulu. Mulai dari dua suku kata seperti “na-si”, “pa-di”, “ta-nah”, dan sebagainya. Setelah lancar, bisa menambah jumlah suku kata yang lebih banyak dan seterusnya.

3. Gunakan Media Audio dan Visual

Jika buku atau poster dirasa membosankan, Anda bisa gunakan video yang terdiri dari audio dan visual. Video belajar baca anak SD bisa didapat dengan mudah di internet, youtube, dan media lainnya. Belajar lewat video juga membuatnya menarik. Proses mengajar membaca untuk SD terasa lebih menyenangkan.

4. Bantu Pahami Isi Bacaan

Membaca saja tidaklah cukup, Anda bisa meminta anak untuk menceritakan kembali dari bacaan yang dibaca. Dengan begitu, anak dapat memahami dan melafalkan kosakata dengan cepat. Cara ini membantu menstimulasi logika anak.

Langkah-langkah tersebut bisa langsung Anda terapkan ketika mengajar membaca untuk anak SD. Menciptakan lingkungan yang nyaman dapat membuat proses belajar baca anak SD jadi lebih menyenangkan sehingga materi yang diberikan mudah untuk diserap.