Belajar sambil bermain itu memang sangat dibutuhkan untuk tumbuh kembang anak. Anak-anak setiap saat kan selalu mencari hal yang dapat dimainkannya. Oleh karena itu, menggunakan permainan untuk membuat anak belajar adalah cara yang paling efektif untuk meninggalkan kesan dalam memori anak. 

Menurut Rodgers, Erikson dan Piaget yang merupakan ahli psikologi, ada 3 jenis permainan yang dapat mendukung pembelajaran anak. Edukasi anak usia dini dengan belajar sambil bermain menggunakan 3 jenis metode ini, Anda bisa mempraktikkan ini di rumah dalam kegiatan sehari-hari loh!

1. Permainan Mengandung Sensori Motor

Jenis permainan yang dikenal dengan nama sensory play ini dapat mengasah perkembangan gerak motorik dan panca indera anak di usia 6 bulan hingga 3 tahun. Tentu saja orang tua diharapkan dapat memberikan dukungan dengan memberikan kesempatan sebanyak mungkin untuk anak bergerak bebas sehingga mereka bisa terus melatih gerak motoriknya. 

belajar sambil bermain

Jenis belajar sambil bermain sensory play ini bisa dengan membuat playdough sendiri, oobleck, bermain dengan es warna, kacang-kacanganan, jelly dan masih banyak lagi. Permainan-permainan ini berguna untuk mendorong anak belajar observasi, menstimulasi indera, dan membangun hubungan syaraf di otak. 

2. Belajar Sambil Bermain Peran

Permainan peran disebut juga dengan permainan simbolik, berpura-pura, imajinasi atau drama. Permainan ini penting untuk mengembangkan kognitif, emosi, dan juga sosial anak pada usia 3 hingga 6 tahun. Bermain peran dapat mengasah daya cipta dan imajinasi anak, sekaligus memproyeksikan dirinya di masa datang. 

Contoh belajar sambil bermain peran yang dapat dilakukan seperti bermain rumah-rumahan dengan boneka. Anda juga bisa mengajak si kecil bermain drama dari buku dongeng, baik itu menjadi Cinderella, Putri Salju, Peri Dongeng, ataupun mencoba bermain peran dengan profesi (astronot, dokter, guru).

belajar sambil bermain

3. Permainan konstruktif

Permainan ini mengajak si kecil untuk membuat bentuk tertentu menjadi suatu karya dengan menggunakan beraneka macam, bahan. Bahan yang digunakan seperti air, cat, krayon, pasir, dan lainnya. Permainan ini sekaligus dapat mengembangkan kemampuan motorik, imajinasi, serta sosial untuk membangun suatu karya. 

belajar sambil bermain

Cara melakukan permainan ini bisa dengan mengelompokkan benda sesuai dengan bentuk atau warna atau menyusun pertunjukan domino, yaitu menyusun domino berjarak tertentu agar bisa jatuh secara berantai saat didorong.