Orang tua memiliki peran penting dalam perkembangan emosional anak. Kecerdasan emosional sendiri merupakan kemampuan seseorang untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, mengendalikan dan mengekspresikan emosi. Peran orang tua bisa membantu anak belajar cara mengekspresikan perasaan melalui pelajaran, pemodelan serta pembimbingan. Menurut Department of Health Hong Kong yang dilansir dari Student Health Service, ada banyak cara membantu mengembangkan kecerdasan emosional anak. Beberapa ada di bawah ini.

kecerdasan emosional

1. Membantu Anak untuk Mengenali Perasaannya Sendiri

Cara pertama yang dapat dilakukan oleh orang tua dalam mengembangkan kecerdasan emosional anak yaitu membantu si kecil mengenali perasaannya sendiri. Salah satunya meningkatkan kosa kata anak agar mereka dapat mengekspresikan perasaan berbedanya dengan lebih baik. Bisa juga mengajak si kecil untuk mendiskusikan perasaan yang tengah dirasakan. Anda juga bisa mengajak mereka membaca buku dan mendiskusikan perasaan tokoh dan situasi di dalam cerita tersebut. 

2. Peka terhadap Perasaan Anak

Terkadang, sebagai orang tua lupa untuk memikirkan perasaan sang buah hati. Padahal kepekaan tersebut dapat berpengaruh kepada kecerdasan emosional anak. Cara peka terhadap perasaan anak bisa dengan bersikap empati terhadap si kecil. Jika anak mulai kesal atau tertekan, cobalah untuk merefleksikan perasaan secara verbal. Bantu si kecil untuk mengutarakan perasaan mereka. Jangan mencoba memberi nasihat ataupun menghakimi sebelum mereka mengatakan masalahnya. 

3. Beri Kesempatan Anak Menyelesaikan Masalahnya Sendiri

Seperti halnya orang dewasa, anak juga memiliki masalahnya sendiri. Hal tersebut bisa Anda manfaatkan untuk membantu mengembangkan kecerdasan emosional dengan cara memberikan kesempatan kepada anak untuk menyelesaikan masalahnya sendiri. Biarkan si kecil memikirkan strategi memecahkan masalah dan bisa memetik pelajaran dari masalah tersebut. Tentunya, Anda perlu memantau dengan baik. Cara ini tidak hanya dapat mengembangkan kecerdasan emosional tapi juga membantu perkembangan kognitif anak.

4. Luangkan Waktu Bersama Si Kecil

Cara berikutnya agar kecerdasan emosional anak berkembang adalah meluangkan waktu untuk bersama si kecil. Buatlah jadwal untuk berdiskusi tentang keseharian anak dengan cara menyenangkan. Misalnya sekalian bermain, waktu makan atau ketika menjelang tidur. Obrolan santai seperti minat mereka, kegiatan yang disukai hingga masalah yang dihadapi bisa bahan diskusi. Dari obrolan tersebut, anak akan merasa nyaman bercerita kepada orang tua. 

Anda juga bisa mengatakan perasaan kepada si kecil sebagai bentuk membantu perkembangan kecerdasan emosionalnya. Namun hal penting yang perlu diingat yaitu jangan menyalahkan anak karena memicu perasaan marah atau sedih. Berikan arahan dengan emosi positif sehingga anak bisa memahami dengan baik.