Perkembangan bahasa anak secara umum terbagi menjadi dua fase, yaitu fase pralinguistik dan linguistik. Fase perkembangan bahasa anak ini dialami si Kecil ketika telah melewati fase bayi, dan memasuki perkembangan usia dini. 

perkembangan bahasa anak
Source : dokter.id

1. Tahap Pralinguistik 0-12 Bulan

Tahapan perkembangan bahasa ini dialami pada fase bayi. Di tahapan ini bahasa bayi berupa simbol dalam wujud ekspresi tertentu. Misalnya saja menangis, menjerit, atau tertawa. Ini adalah wujud komunikasi dari bayi untuk mengkomunikasikan perasaannya, mulai dari perasaan senang, sedih, takut, hingga perasaan nyaman. 

Selain itu, ekspresi ini juga sebagai wujud bayi untuk mengungkapkan keinginannya seperti haus, lapar, mengantuk, dan lain-lain. Nantinya seiring berjalannya waktu, tahapan tersebut meningkat menjadi komunikasi verbal sederhana di usia 10 bulan. Bayi mulai bisa mengucapkan kata-kata sederhana seperti menyebut orang terdekatnya. 

2. Tahapan Pralinguistik 1-3 Tahun

Di usia ini, si Kecil sudah mengalami peningkatan bahasa. Pada tahun pertama, mereka sudah mulai memahami instruksi dan bisa mengucapkan 1 kata. Sedangkan di tahun kedua atau ketiga, anak mulai belajar melafalkan kata-kata sederhana seperti “patu” (apa itu), “ndak au” (tidak mau) yang belum sempurna. 

3. Tahapan Linguistik 3-5 tahun

Di tahapan ini, anak sudah dapat melakukan komunikasi verbal dalam bentuk kata-kata yang bisa dimengerti. Di fase ini juga mereka sudah bisa mulai menyusun kata dan berkomunikasi dalam bentuk kalimat pada orang dewasa. 

Di tahapan usia ini, anak sudah mulai bisa mengenal kata kerja dan kata ganti. Mereka juga dapat menyampaikan keinginannya dalam bentuk kalimat. Misalnya saja saat anak menginginkan sesuatu, “aku ingin makan roti” atau “aku mau main”. Lebih dari itu, anak juga sudah mulai bisa melontarkan pertanyaan, mengajukan protes, penolakan, atau mengungkapkan apa yang mereka rasakan. 

Di usia ini pula, anak sudah mulai bisa dikenalkan dengan bahasa kedua, misalnya bahasa Inggris. Belajar bahasa Inggris untuk anak di usia ini jauh lebih mudah dibandingkan saat mereka dewasa nanti. 

Dari data yang ditulis oleh National Institutes of Health disebutkan bahwa perkembangan bahasa terpenting pada anak secara normal terjadi pada usia 0-5 tahun. Di masa-masa ini biasanya menjadi tolak ukur bagi para dokter atau ahli medis untuk melihat apakah perkembangan bahasa anak normal ataukah membutuhkan bantuan dari tenaga profesional.