Saat ini banyak sekali sekolah TK yang menerapkan standar tinggi bagi calon peserta didiknya. Hal ini membuat para orang tua berusaha keras untuk mempersiapkan si kecil agar mahir dalam kemampuan dasar, salah satunya dengan belajar baca. 

Mengajarkan anak belajar membaca terkadang dirasa sulit bagi orang tua, oleh karena itu ada beberapa orang tua yang memutuskan untuk memasukkan anak mereka ke tempat les belajar membaca anak TK. padahal sejatinya, agar anak bisa membaca ada tahapan tersendiri loh! Seorang pakar sekaligus Praktisi Pendidikan Usia Dini menyebutkan jika proses belajar membaca anak harus diajarkan jauh sebelum TK. Lebih jelasnya, simak yuk ulasan berikut!

belajar baca

1. Dua tahapan penting dalam belajar membaca

Ada dua tahapan penting dalam belajar membaca, pertama adalah tahap pra membaca dan kedua adalah tahap teknis membaca. Tahap pra membaca dimulais ejak bayi di dalam kandungan hingga ia terpenuhi kebutuhan perkembangannya. Para ibu bisa melatih fase ini dengan membacakan buku saat hamil. Sedangkan tahapan teknis membaca, anak dikenalkan dengan akhiran kata seirama. 

2. Belajar sensori sebelum menulis

Supaya anak mampu duduk dengan tenang dan berkonsentrasi, maka otot-otot besar anak perlu dilatih. Anda bisa mengajak anak untuk senam dasar atau melakukan gerakan lompat, merangkak, merayap, berlari, dan kegiatan lainnya. 

3. Koordinasi mata dan tangan

Untuk belajar membaca, anak perlu mengkoordinasikan mata serta tangannya dengan baik. Untuk melatih koordinasi ini, Anda bisa melatih anak untuk makan sendiri. Dengan menuang, memasukkan benda ke dalam wadahnya, merangkai, memukul palu dengan pasak adalah contoh kegiatan untuk melatih koordinasi mata dan tangan yang bisa dilatih di rumah. 

4. Anak diajak belajar membedakan

Sebelum belajar menulis huruf, ada tahapan yang harus dilewati si kecil, yaitu belajar untuk membedakan. Anda bisa mengajak anak untuk membedakan bentuk, tekstur, ukuran, berat, serta arah benda. Ini adalah kegiatan penting yang tak boleh terlewatkan, karena merupakan salah satu persiapan saat anak nanti belajar menulis. Anak yang terlatih membedakan akan lebih mudah untuk membedakan huruf a dan o, dan sebagainya. 

belajar baca

5. Membuat kebiasaan bercerita dengan lantang

Anda pernah dengan read aloud atau membaca nyaring? Membacakan cerita untuk anak terbukti jadi salah satu cara efektif untuk menambah kosa kata dan membantu anak memahami logika dalam bercerita. Dalam Montessori, anak dikatakan bisa membaca ketika mereka bisa mengoreksi tulisan yang sudah ia baca sekaligus maknanya. 

Setelah berhasil melewati tahapan-tahapan tersebut, maka anak pun akan lebih mudah mengenali huruf, dan belajar membaca. Sekarang saatnya Anda menerapkan tahapan ini pada si kecil ya!