Sebagai orang tua, tentunya ibu ingin si Kecil tumbuh menjadi anak yang baik, menurut, dan memiliki tutur kata yang sopan. Ada banyak cara mendidik anak yang bisa ibu pelajari baik itu secara otodidak ataupun melalui seminar parenting. Apapun pilihan ibu, cara mendidik anak yang baik, dapat membuat si Kecil tumbuh menjadi pribadi yang penuh empat, jujur, mandiri, dan bahagia. Pakar parenting Laurence Steinberg, PhD dalam bukunya yang berjudul The Ten Basic Principles of Good Parenting menjelaskan dasar cara mendidik anak yang baik. 

1. Mencontohkan hal baik

cara mendidik anak yang baik

Ada dua cara menerapkan prinsip ini, pertama ibu jangan melakukan hal yang tidak ingin dilakukan oleh anak. Kedua, membuat aturan dan larangan yang berlaku bagi anak maupun orang tua. Misalnya saja, ibu melarang anak nonton TV sambil makan, maka orang tua juga harus mematuhi peraturan ini. 

2. Tak ada istilah terlalu sayang

Menurut Steinberg, cara mendidik anak yang baik bisa dilakukan dengan memberikan kasih sayang yang lebih pada mereka. Baginya tidak ada kata-kata terlalu sayang di dunia parenting anak. Namun ibu perlu ingat jika cara menyayangi anak bukan hanya semata-mata memberikan benda-benda yang diidamkan anak maupun mengabulkan semua permohonannya tapi juga bersikap tegas. 

3. Tetapkan disiplin aturan

Saat anak-anak tidak diberi batasan sejak dini maka ketika tumbuh dewasa mereka akan susah menuruti aturan. Tak hanya itu, anak juga cenderung sulit mengatur dirinya sendiri saat nanti kedua orang tua tak lagi aktif mendampingi. Aturan yang ibu tetapkan di sini akan menjadi acuan anak ketika nantinya terjun ke masyarakat. 

4. Adaptasi

Setiap anak berbeda-beda, baik itu saat mereka bayi atau sudah mulai tumbuh menjadi balita dan anak-anak. Untuk itulah ibu harus menerapkan cara mendidik anak yang berbeda pula dan bisa beradaptasi sesuai dengan usia dan perkembangan emosional mereka. 

5. Konsisten

Saat anak melihat peraturan yang diterapkan orang tua tidak konsisten, berbeda setiap harinya, maka ia akan jadi bingung dan lama-kelamaan akan berbuat sesuka hati. Oleh karena itu, ibu perlu konsisten dalam membuat aturan. Mana aturan yang boleh dinegosiasikan dan mana aturan yang harus konsisten diterapkan.