Setiap anak lahir dengan kepribadian dan sifat yang berbeda. Sebagai orang tua, ibu pasti ingin memiliki anak dengan pribadi yang baik, sopan, dan pengertian. Hal ini bisa dicapai dengan cara parenting anak yang tepat. Parenting anak dari orang tua akan sangat penting dalam pertumbuhannya. 

Harvard University adalah salah satu universitas tertua dan terbaik di dunia yang juga memiliki studi tentang parenting anak. Panduang parenting anak dari Harvard ini bisa dilakukan para orang tua agar lebih bisa memahami perkembangan anak usia dini dan mendampingi pertumbuhan emosional si Kecil. Setiap anak akan tumbuh dengan baik jika orang tua hadir dan memberikan arahan yang tepat bagi mereka. Inilah tips parenting anak dari Harvard University yang bisa ibu praktikan. 

1. Habiskan waktu bersama

parenting anak

Waktu adalah hal yang berharga untuk itu habiskan waktu bersama dengan anak secara teratur. Tunjukkan perhatian, kasih sayang dan pujian yang tulus kepada anak. Ajarkan dia untuk selalu terbuka dan bangunlah percakapan yang positif. Dari sini, dia akan belajar dicintai sehingga akan tumbuh menjadi pribadi dengan empati yang baik. 

2. Jadi Teladan

Saat anak melakukan kesalahan, bicarakan dan fokuskan untuk memperbaiki kesalahan itu. Hindari melabelinya dengan sesuatu yang negatif. Hal ini akan membentuk kepercayaan pada anak sehingga saat menghadapi masalah, dia tau kemana harus membicarakannya. Cara terbaik untuk menanamkan sesuatu kepada anak adalah dengan cara mencontohkannya. Jadi, praktikkan nilai-nilai kejujuran dan kerendahan hati agar dia mengikutinya. 

3. Menanamkan Kepedulian

Anak akan hidup dan tumbuh di berbagai lingkungan sehingga penting menanamkan kepedulian. Tunjukkan bahwa kepedulian harus menjadi prioritas utama, tidak hanya di rumah atau sekolah tapi di setiap aspek hidupnya. Jika dia tumbuh dengan hati yang baik dan peduli dengan orang lain, maka tindakannya juga akan menjadi positif. 

4. Berikan tanggung jawab

Bertanggung jawab juga bisa diajarkan kepada anak dari usia dini. Ajarkan dia bertanggung jawab melalui hal kecil seperti membantu menyelesaikan pekerjaan rumah. Selain melatihnya melakukan rutinitas, hal ini akan memupuk kepeduliannya serta pemahamannya untuk bertanggung jawab atas hak dan kewajiban. 

5. Beri Pemahaman Anak 

Saat menemaninya bermain, berikan pemahaman tentang hal-hal sederhana seperti membantu orang lain atau menyelesaikan masalah. Dari sini, dia akan belajar untuk memahami hidup dengan cara yang sederhana dan tidak takut untuk berdiskusi dengan orang tuanya.